Sabtu, 05 September 2015 | 23:17:47

Jumat, 06 Juli 2012 , 14:39:00

JAKARTA - Jaringan Suara Indonesia (JSI) merilis hasil survei mengenai prediksi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta yang akan digelar, Rabu (11/7) mendatang. Survei yang dilakukan dari 28 Juni sampai 2 Juli 2012 di prediksi akan berlangsung dua putaran.

"Kalau terjadi putaran kedua, maka yang akan maju adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Jokowi-Ahok yang akan berhadap-hadapan. Melihat hasi survei calon lainnya, maka sulit rasanya mereka masuk di putaran kedua," kata
Direktur Eksekutif JSI, Widdi Aswindi di Jakarta, Jumat (6/7).

Survei yang dilakukan JSI ini menggunakan multistage random sampling dengan jumlah 1200 responden. Tekniknya melalui wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner. Tingkat kesalahannya mencapai kurang lebih 2,9 persen.

Widdi menyebutkan dari enam pasang calon,  tingkat keterpilihan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menempati urutan pertama dengan 49 persen, diikuti Jokowi-Ahok 15, 8 persen. Dan berturut-turut, Hidayat Nur Wahid-Didik Junaedi Rachbini 6,4 persen, Alex Noerdin-Nono Sampono 4,3 persen, Faisal Basri-Biem 1,9 persen dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, 1,0 persen. Sementara ada 21,1 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya.

Dijelaskan Widdi, rendahnya tingkat elektabilitas antara pesaing pasangan calon incumbent Foke-Nara karena mereka saling merebut pangsa pasar yang sama. Kata dia, lima calon berhadap-hadapan dengan Foke-Nara secara langsung. "Ini yang dilupakan oleh kandidat lainnya," katanya. (awa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar