Sabtu, 01 November 2014 | 00:47:47
Home / Nasional / Hukum / Agung Merasa Bersih dari Kasus Suap PON

Jumat, 06 Juli 2012 , 17:47:00

Menko Kesra Agung Laksono di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (6/7), usai diperiksa sebagai saksi kasus suap dana PON Riau.

Foto : Arundono W/JPNN
Menko Kesra Agung Laksono di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (6/7), usai diperiksa sebagai saksi kasus suap dana PON Riau. Foto : Arundono W/JPNN
BERITA TERKAIT

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono menegaskan bahwa dirinya tak tahu menahu soal suap untuk meloloskan anggaran PON Riau. Agung juga membantah tudingan pernah bertemu dengan mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas yang kini menjadi tersangka suap pembahasan anggaran PON Pekanbaru.

Hal ini dikatakan Agung Laksono usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (6/7). Agung menjalani pemeriksaan sejak pagi dan baru keluar sekitar pukul 16.40 WIB. "Saya tidak ada pertemuan dengan LA (Lukman Abbas) dan ditanyakan ada pertemuan dengan LA. Hanya ditanyakan apakah saya kenal. Saya bilang tidak kenal," jelas Agung.

Meski demikian Menteri yang juga  Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengakui bahwa dirinya diperiksa sebagai saksi untuk Lukman Abbas yang kini sudah ditahan oleh KPK. Agung juga membenarkan soal rapat koordinasi dengan Gubernur Riau Rusli Zainal dan Menpora Andi Mallarangeng di kantor Menkokesra tanggal 3 April 2012.

"Saya selaku Menko Kesra melakukan rapat kordinasi dengan Gubernur Rusli. Itu adalah kewajiban saya. Saya bertanggung jawab untuk suksesnya PON. Karena PON perintah Undang-undang setiap 4 tahun sekali," ujar Agung Laksono.

Dalam pertemuan itu, kata Agung, dirinya tidak menerima permintaan penambahan anggaran. Sebab, yang ada hanya permintaan realisasi anggaran APBN untuk PON sebesar Rp100 miliar agar dipercepat. (Fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar