Selasa, 02 September 2014 | 13:52:36
Home / Lifestyle / Alkohol tak Mampu Atasi Stress

Sabtu, 07 Juli 2012 , 14:33:00

BERITA TERKAIT

NEW YORK - Stres dan masalah di kantor menjadi alasan paling umum untuk minum minuman alkohol. Begitu hasil temuan riset ICM terhadap lebih dari 2.000 orang berusia antara 30-45 tahun.

"Hampir dua pertiga orang mengandalkan alkohol untuk bersantai di malam hari," kata lembaga amal Drinkaware seperti dilansir BBC, (6/7).

Diingatkannya, alkohol bisa tampak seperti pereda stres, namun seringkali justru membuat situasi semakin buruk. Sepertiga lelaki yang minum di rumah, dan hampir separuh perempuan mengatakan mereka minum di atas batas harian.

"Tiga atau empat unit alkohol untuk lelaki dan dua hingga tiga untuk perempuan," lanjutnya.

Disisi lain, ditemukan pula bahwa sebagian besar responden 68 persen memiliki persediaan alkohol di rumah, dan 71 persen lainnya mengatakan membeli alkohol sebagai bagian belanja grosir mingguan.

"Alkohol dapat menjadi "teman palsu" ketika anda berusaha mengatasi stres," ujar Siobhan McCann, kepala kampanye dan komunikasi di Drinkaware.

Meski pun beberapa gelas minuman tampak seolah dapat meredakan tekanan namun dalam jangka menengah hingga panjang hal itu justru dapat menambah masalah, apakah itu pekerjaan, keuangan atau masalah keluarga.

"Stres juga dapat menjadi alasan orang minum lebih banyak dari yang seharusnya, terutama jika mereka tidak menyadari dampak negatif terhadap kesehatan," tambahnya.

Emily Robinson, direktur kampanye  lembaga Alcohol Concern mengatakan, Banyak orang menggunakan alkohol untuk bersantai tetapi hal ini dapat mendatangkan lebih banyak masalah. Alkohol juga faktor pencetus depresi sehingga perasaan gelisah semakin buruk akibat minum dan mengakibatkan orang merasa lebih stres.

"Salah satu temuan riset adalah orang minum sesudah pulang kantor, sehingga atasan harus melakukan lebih banyak hal untuk mengurangi stres di kantor," ujarnya.

Atasan harus melakukan tugas mereka dan tidak secara aktif mempromosikan budaya minum-minum usai pulang kantor yang dapat memicu kebiasaan minum lebih banyak alkohol di rumah. (esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar