Jumat, 30 Januari 2015 | 19:26:15

Jumat, 20 Juli 2012 , 14:37:00

JAKARTA--Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur reguler akan dilakukan serentak pada 8 September mendatang. Sebanyak 47 instansi baik pusat maupun daerah yang akan melaksanakan penerimaan pun diminta bersiap-siap, terutama anggaran untuk penggandaan soal dan lain-lain.

Pasalnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) hanya menyerahkan master soal ke pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk digandakan.

"Kita harapkan tes CPNS 2012 bisa serentak pada 8 September. Jadi 47 instansi yaitu 23 pusat dan 25 daerah sudah harus siap melaksanakannya," tegas Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Aparatur KemenPAN&RB) Ramli Naibaho dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (20/7).

Dia menambahkan, tidak ada alasan bagi instansi yang tidak siap melaksanakan tes CPNS serentak pada September mendatang. Apalagi bila alasannya terkendala anggaran.

"Soal anggaran tidak boleh jadi alasan. Harusnya ketika akan mengusulkan formasi, anggarannya sudah disiapkan," ujarnya.

Dijelaskannya, bagi pelamar CPNS yang ingin mengetahui kisi-kisi materi seperti apa, bisa melihat Peraturan MenPAN&RB No 197 Tahun 2012. Sebab soal-soal yang disusun konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) berpatokan pada isi PerMenPAN&RB tersebut.

"Modal untuk ikut tes CPNS cukup pintar dan punya kompetensi saja. Selain itu kisi-kisi soalnya sebenarnya tidak akan jauh dari PerMenPAN&RB No 197. Kami berupaya semaksimal mungkin tidak ada permainan. Apalagi ada ICW (Indonesian Corruption Watch) yang jadi pengawasnya," tuturnya.

Ditanya peluang kebocoran saat penggandaan materi dan penyerahan kunci jawaban, Ramli menjelaskan, pengiriman master soal ke PPK akan melalui komputer dan itu diawasi oleh Lembaga Sandi Negara (LSN). Dengan demikian, bila ada kebocoran soal yang pertama kali dimintai pertanggungjawabannya adalah PPK.

"Kita harapkan, celah kebocoran akan diminimalisir. Kalau kemudian tetap bocor PPK yang harus bertanggung jawab," tandasnya. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar