Selasa, 29 Juli 2014 | 03:30:15
Home / Berita Daerah / Sumbar / Banjir Bandang Rendam Padang

Rabu, 25 Juli 2012 , 01:35:00

BANJIR BANDANG -  Warga Gurun Laweh Siteba Kecamatan Nanggalo, Padang mengungsi akibat rumah mereka digenangi banjir bandang. SY RIDWAN/PADANG EKSPRES/JPNN
BANJIR BANDANG - Warga Gurun Laweh Siteba Kecamatan Nanggalo, Padang mengungsi akibat rumah mereka digenangi banjir bandang. SY RIDWAN/PADANG EKSPRES/JPNN
BERITA TERKAIT

PADANG - Bencana besar melanda Kota Padang. Hujan deras disertai badai yang terjadi pada sekitar pukul 16.30 WIB kemarin, menimbulkan banjir bandang di Kota Padang sekitar pukul 18.30 WIB,  saat masyarakat akan berbuka puasa.

Air bah datang yang datang dari hulu Sungai Batang Kuranji merendam ribuan rumah dan toko dalam radius 100 meter dari bantaran sungai yang berada di 10 kelurahan di kecamatan Pauh, Lubukbegalung dan Nanggalo. Ketinggian air mencapai lebih dari 2,5 meter.

Hingga pukul 23.00 WIB tadi malam, belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana ini. Namun, enam orang dilaporkan hilang dan 20 rumah hanyut. Sebuah perahu berserta dua nelayan belum bisa dievakuasi dari tengah laut, kawasan pantai muara Universitas Bung Hatta, Kecamatan Padang Utara.

Pantauan Padang Ekspres, air mulai surut sekitar pukul 21.30 WIB. Listrik di tiga kecamatan yang dilanda bencana sengaja dipadamkan PLN untuk menghindari sengatan arus listrik. Informasi yang dihimpun Padang Ekspres,  warga yang baru memulai berbuka puasa, tiba-tiba dikejutkan datangnya air bah ke dalam rumah mereka. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan keluar rumah dan mengungsi ke rumah warga sekitar yang tinggi. Ada pula yang ke eperbukitan.

Hulu Sungai Batang Kuranji yang berada di Kecamatan Pauh, tepatnya Kelurahan Limau Manis meluap, karena diduga puluhan kubik air yang berada sejauh 30 kilometer di perbukitan kawasan Kampus Unand Limaumanih, yang selama ini dikenal warga bernama bukit Danau Karing, tidak kuat menampung debit air dan jebol. Puluhan kubik air yang selama ini berada di atas puncak bukit tersebut meluncur deras tanpa terbendung lagi menuju ke arah muara Sungai Batang Kuranji.

Saat puluhan kubik itu meluncur deras menuju muara Sungai Batang Kuranji ini, air bah itu meluap dari Sungai Batang Kuranji. Akibatnya, puluhan rumah warga yang berada tidak jauh dari bantaran sungai, hanyut terbawa arus banjir bercampur lumpur. Sebuah rumah hanyut di  Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung. Enam orang warga Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, yang saat kejadian diduga masih berada di rumahnya, hingga tengah malam tadi belum diketahui nasibnya.
 
Sementara itu, luapan sungai di Kecamatan Nanggalo, juga merendam ratusan rumah dan jalan lintas dari kawasan SMA 12 Padang di Kelurahan Gurun Lawas sampai Kelurahan Surau Gadang terendam air bercampur lumpur. Begitupula di kawasan Perumahan Banda Gadang, sekitar intek PDAM, Kampung Koto, Kecamatan Nanggalo.

Banjir merendam hingga ke atap rumah warga. Sejumlah warga tampak ada yang menangis karena harta benda mereka hanyut dibawa arus banjir yang deras. Nurcahya, 65, warga Surau Gadang tampak menerobos genangan banjir dan menangis. Seisi rumahnya terendam dan banyak hanyut terbawa arus banjir yang merendam hingga setinggi atap rumah. "Selain peralatan rumah, 20 ekor kambing dan 40 ekor itik juga hanyut dibawa banjir," ungkap Nurcahya.

Novi, 40 dan Jayusdi Effendi, 50, yang tinggal di Perumahan Indah Pratama menyebutkan, air bah tiba-tiba datang saat mereka baru saja  mulai berbuka puasa. "Air merendam rumah saya setinggi dada, seluruh isi rumah yang ada lantai bawah terendam. Kami mengungsi ke lantai atas," ungkap Jayusdi Effendi yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari bantaran Sungai Latung, sekitar intek PDAM Kampung Koto.

Sekitar pukul 21.30 WIB air mulai surut. Warga terlihat mulai membersihkan rumah mereka dari sisa genangan lumpur yang mencapai ketebalan 30 centimeter. Di badan jalan lintas Kelurahan Surau Gadang, tingginya ketebalan lumpur usai banjir membuat warga yang mengendarai motor dan mobil kesulitan melintas.

Tim Penanggulangan Bencana gabungan dari BPBD Kota Padang, SAR Kota Padang, Tim Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dinas Kesehatan dan jajaran PLN serta Kepolisian tampak membantu evakuasi warga yang rumahnya dilanda banjir. (tim)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 27.07.2012,
        12:27
        david abdi
        sesuatu bencana itu adalah kehendak yang maha kuasa,tapi kita harus selalu bersujut n sllu untuk berdoa dari segala mara bahaya,,AMIN
      2. 25.07.2012,
        22:20
        iwan
        Kita harus tabah utk menghadapi bencana ini,khusus nya warga kota padang. From mobile
      3. 25.07.2012,
        11:14
        meldikosatria
        astaghfirullah y allah,,,
        smoga warga Sumbar dan padang khususnya slalu kuat menghadapi cobaan dari Mu Ya Rab,,berikan kami Kemudahan melaluinya
      4. 25.07.2012,
        10:43
        darma
        Semoga cobaan didalam bulan puasa ini menjadi ujian bagi umatnya semoga diberi ketabahan dan hikmah yang begitu besar aminnnnnn From mobile
      5. 25.07.2012,
        09:57
        Pandang Hsb, SE
        Innalillahi wa'inna ilahi roji'un... Semoga warg yg di timpah bencana Banjir Bandang dibulan Ramadhan ne diberi ketabahan dan hikmah yg begitu besar... ÎâÎ&Icir c;Ï ÎάÂ&or df;ª Åõà ;ÃÇ»&Aum l;¹ ÄĹά ;âÎÎ&Ium l;.. From mobile
      6. 25.07.2012,
        09:47
        reyhan par ma
        Semoga saudara2ku di padang tabah menghadapi cobaan ini,,mungkin ada hikmah yg lebih besar di balik bencana ini,, From mobile
      7. 25.07.2012,
        09:32
        selfi
        astaghfirullah y allah,,,
        smoga warga Sumbar dan padang khususnya slalu kuat menghadapi cobaan dari Mu Ya Rab,,berikan kami Kemudahan melaluinya
      8. 25.07.2012,
        09:30
        Nana
        ya Allah berikn ktabahn,kkuatan n kikhlsn pd mereka.. ujian bln Rmdhn... From mobile
      9. 25.07.2012,
        08:16
        Edison
        Makin tinggi tingkat keimanan umat,makin besar ujian dari allah.tapi ingat tat kala kita mulai lupa dengan syariat allah,tuhan akan menurunkan murkanya.kita tewrkenal dg serambi mekah,mari kita cegah kemungkaran.mogacepat teratasi mari kita berbenah From mobile
      10. 25.07.2012,
        07:11
        mbah suromakmur
        Semoga bisa cepat diatasi, Mbah pesen, Buat pemerintah Pusat dan daerah, Tolong ditinjau kembali Fungsi daerah resapan, Danau2 alami,rawa2. janga