Rabu, 26 November 2014 | 09:49:09
Home / Berita Daerah / Aceh / Labuhan Haji Banjir, Subussalam Lumpuh

Rabu, 25 Juli 2012 , 08:09:00

TAPAKTUAN - Setelah sekian lama Aceh Selatan diterpa kemarau panjang, Senin malam (23/7), kabupaten tersebut diguyur hujan deras. Akibatnya sungai Pelokan meluap, sehingga Labuhanhaji Barat diterpa banjir. Sedangkan akibat hujan deras kota Subussalam juga lumpuh tidak beraktifitas.

Hujan yang mengguyur kawasan Aceh Selatan sejak Senin malam hingga Selasa pagi, (24/7) mengakibatkan tujuh desa diterpa banjir di kecamatan Labuhanhaji Barat. Luapan air turut menggenangi pemukiman penduduk, bahkan sempat masuk ke rumah warga.

"Namun tidak ada korban jiwa dan kerusakan fatal, kecuali sejumlah perabotan rumah tangga ikut basah digenangan air ekses sungai Pelokan meluap," ujar Ir. H. Abdul Manaf Aldy, MM Camat setempat.

Lebih lanjut, Camat Labuhanhaji Barat ini kepada Rakyat Aceh mengatakan, sejumlah warga yang berdomisili di tujuh desa yang dilanda banjir, digeluti rasa cemas karena genangan air sempat memasuki pekarangan rumah penduduk. Bahkan sempat mengenangi rumah warga. Ketinggian air diperkirakan mencapai 1 meter.

Adapun desa yang dilanda banjir yaitu; Desa Pelokan, Tutong, Teungoh Iboh, Ujung Padang, Kuta Trieng, Blang Poroh dan Pulo Ie, jumlah korban sebanyak 175 KK/720 jiwa penduduk. “Peristiwa itu sudah kita laporkan ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, guna mendapat perhatian pemerintah dalam mengurangi penderitaan warga, stidaknya bantuan masa panik," papar Abdul Manaf Aldy seraya mengabari hingga pukul 14.30 wib banjir beransur-ransur surut, namun mendung masih menggeluti kawasan Aceh Selatan.

Informasi yang dihimpun, selain terjadi di Labuhanhaji Barat, banjir sesat juga melanda kecamatan Kota Bahagia, Bakongan Tengah, tujuh desa juga mengalami nasib serupa diantaranya; Desa Beutong, Ujong Gunung Rayeuk, Ujong Gunung Cut, Ujong Tanoh, Sieneubok Alur Buloh, Alur Dua Mas dan Desa Rambong.

“Kami perkirakan ketinggian air mencapai 1 hingga 1. 80  meter, genangan air akibat meluapnya sungai Betong itu sempat merendam badan jalan disepanjang perkampungan penduduki,” ucap Zulfadli warga Kota Bahagia melalui telepon genggam.
 

Subulussalam Lumpuh

Sementara akibat hujan deras  menguyur Subulussalam, kota ini terlihat sepi, toko-toko pun banyak yang tutup. Para pedagang ditepi jalan biasanya ramai, kini sepi sehingga aktivitas kota tampak lumpuh.

Para pekerja  bangunan pun terlihat libur karena kondisi hujan membuat mereka tak bisa beraktivitas seperti biasa. Apalagi para pedagang keliling biasa terlihat membawa sayur mayor serta menjual peralatan lainnya dengan sepeda motor dan jalan kaki pun tidak terlihat.

Selasa siang (24/7), hujan masih mengguyur, berdasarkan pantauan Rakyat Aceh dibeberapa sudut jalan memang terlihat sepi apalagi banyak toko tutup seperti toko HP dan toko pakaian. Hal ini terlihat di Jalan Cut Nyaj Dhien dan Jalan T.Umar serta di Jalan Malikulsaleh dan Jalan Jalan Nyak Adam Kamil.

Sedangkan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya tentang cuaca Selasa (24/7), hujan ringan pada suhu 22-32 derajat celcius, Kelembaban 60-95 %, Kecepatan angin 20 (km/jam) dan arah angin Barat Daya. (dir/nas)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar