Rabu, 01 Oktober 2014 | 23:20:48
Home / Nasional / Hukum / KPK Hanya Mau Jerat Petinggi Polri

Rabu, 01 Agustus 2012 , 02:02:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto mengatakan bahwa KPK sudah resmi berbagi tugas dengan Mabes Polri dalam menangani kasus dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri. Untuk itu, KPK hanya mau menjerat petinggi Polri.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK sudah menetapkan Irjen (Pol) Djoko Susilo sebagai tersangka korupsi. Djoko saat ini menjabat Gubernur Akpol, Semarang.

"High level, DS dan kawan-kawan,  perwira tinggi, jadi penanganan KPK. Polri bagiannya panitia pengadaan," kata Bambang Widjojanto, Selasa (31/7) malam di gedung KPK.

Apakah dengan berbagi tugas dengan Polri, KPK tidak khawatir akan kesulitan dalam mengungkap para petinggi Polri? Bambang menepis kekhawatiran itu. Menurutnya, pemberantasan korupsi harus didasari dengan optimisme.

"Pemberantasan korupsi dibangun dari optimisme. Optimisme perlu dihidupkan terus," tegasnya.

Seperti diketahui KPK telah menetapkan Djoko sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat Simulator SIM di Korlantas Polri tahun 2011. Dalam penyidikan kasus itu, KPK juga sudah menggeledah kantor Korlantas Polri dan menyita banyak dokumen.(Fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 01.08.2012,
        13:12
        suseno
        mantap...!!!! bravo tuk p abraham dkk.akan menjadi sejarah di indonesia
      2. 01.08.2012,
        12:21
        arianto
        Top markotop KPK. uang rampasan korupsi bagikan kepada rakyat kecil(miskin) saja. supaya kehidupan mereka lebih sejahtera. dan para koruptor dmis
      3. 01.08.2012,
        02:43
        ubaedillah
        'BRAVO' KPK pantang mundur tuk bersikan korupsi .