Rabu, 01 Oktober 2014 | 06:59:46
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Eh, Mobil Pemain Masih Ngutang

Rabu, 01 Agustus 2012 , 08:31:00

BERITA TERKAIT

SURABAYA - Boleh saja Persebaya Surabaya menepuk dada karena selalu tepat memberi gaji para pemain. Namun siapa sangka, ternyata dibalik gembar-gembor itu PT.Pengelola Persebaya (PP) meninggalkan utang. Ya, PT.PP masih nunggak biaya sewa empat buah mobil untuk tiga bulan.

Rinciannya empat mobil itu dialokasikan untuk dua pemain asing (Mario Karlovic dan Amaral), pelatih (Divaldo Alves), serta operasional tim di musim kompetisi 2011/2012. Besarnya biaya sewa satu unit mobil tiap bulannya adalah Rp 4 juta. Dari total hutang sebesar Rp 48 juta, PT.PP baru membayar Rp 13 juta saja.

Nah, ketika dihubungi kemarin (31/7) pengelola rental mobil tersebut membenarkan PT.PP masih berhutang kepadanya. "Sudah saya tagih terus kepada Pak Dityo (Dirut PT.PP Dityo Pramono, red.). Katanya utang Rp 35 juta akan dibayar dan dilunasi segera. Namun tak terbukti sampai sekarang," ujar salah satu pegawai rental itu.

Sumber tersebut menambahkan semula Dityo sesumbar akan membayar semua utang setelah pertandingan lawan Queens Park Rangers (QPR) Senin (23/7) lalu. Namun apa daya, ternyata dana tiket langsung masuk kantong konsorsium dan belum ada kepastian apakah PT.PP mendapat match fee dari laga itu.

Pihak rental mobil sebenarnya sudah jengkel kepada PT.PP sejak bulan Mei lalu. Sejak dua bulan lalu, gelagat pendanaan PT.PP yang keropos sudah tercium. Pada bulan itu, rental akan menarik semua armadanya karena PT.PP meminta penundaan pembayaran biaya sewa.

Saat akan ditarik, satu pemain asing Persebaya, Karlovic menolak. Lobi dan pembicaraan pun sempat dilakukan antara rental mobil dan PT.PP. Akhirnya disepakati rental melunak dan tetap memberikan fasilitas mobil kepada Karlovic.

"Tiap hari saya sudah menelpon kepada Pak Dityo. Namun kadang diangkat kadang tidak. Melihat hal ini, saya akan membuat surat bermaterai dan meminta tanda tangan PT.PP untuk kesepakatan. Biar ada ikatan hukum," tutur sumber itu.

Di sisi lain, PT.PP sepertinya memang menghindar dari media. Saat jajal dikonfirmasi dengan menelepon di nomor pribadinya, Dityo tak mengangkat. Termasuk tak membalas saat dihubungi via layanan pesan singkat. (dra)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 02.08.2012,
        08:50
        MISWANDI
        ayo cepat diselesaikan..!! kasihan head collection leasing juga ditarget sama pusat,awal bulan tagihan akan masuk ke Deb Collector.