Rabu, 22 Oktober 2014 | 13:20:18
Home / Pendidikan / Guru Nilai Soal UKG Tak Bermutu

Rabu, 01 Agustus 2012 , 17:07:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang telah berlangsung sejak 30 Juli 2012 lalu dinilai tidak berkualitas. Hal tersebut terlihat dari bobot soal yang diujikan dan dikerjakan oleh para guru-guru yang mengikuti UKG.

"Soal yang diujikan tidak berkualitas. Terlalu umum, sangat teoritis. Bahkan, soal pun banyak salah ketik dan tidak sesuai dengan kaidah bahasa (ejaan yang disempurnakan/EYD)," ungkap Sekretaris Jenderal Federasi Guru Seluruh Indonesia (FGSI) Retno Listyarti di Jakarta, Rabu (1/8).

Menurutnya, para peserta UKG juga banyak yang berpendapat bahwa soal yang diujikan tidak valid. Antara lain, lanjut Retno, ditemukan soal yang berbentuk pilihan ganda tapi pilihan jawaban yang sama.

"Ini tentu tidak seuai dengan prinsip-prinsip kaidah penulisan soal yang benar. Rekruitmen penulis soal ini akan kami pertanyakan mekanisme dan kriterianya," ujar Retno.

Retno mencontohkan, soal Sosiologi SMA yang berbunyi "....Perkelahian pelajar terus meningkat. Pelajar bersikap seperti preman. Konflik semacam ini harus diselesaikan dengan cara... A. Konsiliasi, B. Mediasi, C. Arbitrasi, D. Komunikasi ...".

"Soal ini menurut para guru tidak jelas arahnya. Dari 70 soal pengetahuan, ada sekitar 50 soal yang salah. Bahkan, ada soal dan pilihan jawaban mengenai teks bacaan, tapi tidak ada teks bacaannya," tukasnya.

Oleh karena itu, Retno meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan masalah ini. Dia tegaskan, kondisi UKG yang seperti ini menunjukkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tidak berkompeten menguji kompetensi guru.

"Kami melihat Kemdikbud justru tidak berkompeten untuk menguji kompetensi guru. Mulai dari koneksi gagal hingga soal-soal yang tidak berkualitas," imbuhnya. (Cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        08:35
        nice penalty removal
        UDnLi0 I cannot thank you enough for the blog.Really thank you! Awesome. From mobile
      2. 06.08.2012,
        10:38
        usep saepul anwar
        Saya sementra husnudzon dlu dg program ukg, tpi kalo boleh usul sih tuh s
        Soal d evalusi dlu sblm d cetak , malu dong kalo ga kualivaid!
      3. 03.08.2012,
        04:41
        rufky yusran
        KITA DAPAT MENIPU ORANG LAIN. MAKA BISAKAH KITA MENIPU DIRI KITA SENDIRI ????????
      4. 02.08.2012,
        23:20
        GURU HARUS LEBIH PINTAR DARI MURIDNYA
        GURU PINTAR SELALU BELAJAR.MURID PINTAR SELALU BELAJAR.TPI GURU HARUS LEBIH PINTAR DARI MURID.KLO GURU DH MENGAKU PROFESIONAL HARUSNYA SIAP DIUJI
      5. 02.08.2012,
        23:09
        Gatot
        Yg nulis ini pasti orang paling
        pinter( .. ITU OTAK APA BISA MIKIR SELEVEL ITU? JADI PEGAWAI GAK USAH CEREWET DH BODOH TK TAU DIRI!! )
      6. 02.08.2012,
        23:02
        GURU ANTI UKG=GURU GOBLOK
        DIUJI KOMPETENSI SAJA TAKUT KOK BILANG SOAL GAK BERMUTU,ITU OTAK APA BISA MIKIR SELEVEL ITU? JADI PEGAWAI GAK USAH CEREWET DH BODOH TK TAU DIRI!!
      7. 02.08.2012,
        21:36
        Sri Rahayu Winar Ningsih
        perangkat tes matematika nya tidak sempurna, ada yg pilihan jawaban nya nggak ada yg benar, gambarnya nggak muncul..
      8. 02.08.2012,
        21:22
        christian
        ukg sgt membantu guru2 dalam mengembalikan daya ingat dlam mengerjakan soal-soaltersebut
      9. 02.08.2012,
        20:20
        UKG hasilkan peta yg mahalnya 50 M
        biaya UKG 50 M pmetaan yg dihasilkan gambarnya remang2,kesimplannya remang2 bisakah digunakan utk hasil yg baik ?...50 M mubazirrr
      10. 02.08.2012,
        19:41
        debora nohalium
        ukg kemarin sangat bagus seandainya kami diuji sesuai bidang study yang dilulusi disertifikat,tetapi lain yang diujikan lain jurusan, mis. jurusan biologi smp diuji materi fisika jelas tidak nyambung