Senin, 20 Oktober 2014 | 20:05:55
Home / Pendidikan / Federasi Guru Desak UKG Dihapus

Rabu, 01 Agustus 2012 , 17:41:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Federasi Guru Seluruh Indonesia (FGSI) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menghapus kebijakan Uji Kompetensi Guru (UKG). Pemerintah disarankan menggunakan mekanisme yang sudah ada dan sesuai dengan peraturan, salah satunya dengan memberdayakan fungsi Kepala Sekolah sebagai supervisor dan pembina guru.

"Kemdikbud harus menghapus UKG dan mengakui kekeliruan kebijakannya. Jangan mencari kambing hitam dengan menyalahkan pihak lain, misalnya operator," terang Sekretaris Jenderal Federasi Guru Seluruh Indonesia (FGSI) Retno Listyarti di Jakarta, Rabu (1/8).

Bahkan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Men) Mohammad Nuh juga diminta untuk menegur keras dan mengevaluasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BP SDMP-PMP) sebagai penyelenggara UKG. "Hal ini disebabkan karena mereka sudah memberi infomasi yang tidak benar kepada menteri atas kesiapan UKG," tukasnya.

Lebih lanjut Retno mengatakan, Kemdikbud harus menjadikan "tragedi" kebijakan UKG ini sebagai bahan evaluasi ke depan dan bisa menerima masukan dari pihak lain. Karena diakui, selama ini pemerintah tidak memberi kesempatan pihak lain atau organisasi guru untuk terlibat dan mengkritisi berbagai kebijakan pendidikan.

"Ke depan, pemerintah harus mendengar masukan dan berdialog dengan organisasi guru yang ada, dan bukan hanya dengan PGRI. Sesuai UU yang ada, guru diberi kesempatan untuk terlibat mendiskusikan kebijakan pemerintah tentang pendidikan," jelasnya. (Cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 03.08.2012,
        11:21
        ninik
        guru yg takut ukg hanya guru yg takut TPP nya di cabut, abis TPP nya buat nyicil mobil ?
      2. 03.08.2012,
        10:43
        Alma Gedon
        Guru yang tidak profesional lebih baik segera mundur dan pensiun agar tidak melecehkan profesi guru.
      3. 03.08.2012,
        06:16
        Alma Gedon
        Soal UKG yang dikerjakan guru tidak mengukur kemampuan guru profesional. pemerintah hanya melecehkan profesi guru.
      4. 03.08.2012,
        00:59
        amankan uang negara dari para guru bodoh
        pak mentri sikat semua guru2 yg tak lolos ukgonline agar tdk menghamburkan uang negara sia-sia.lebih baik berikan pada tukang becak
      5. 02.08.2012,
        22:54
        FEDERASI GOBLOK
        BILANG SAJA INI FEDERASI KUMPULAN GURU GOBLOK YANG TAKUT DI UJI KOMPETENSI KARNA MEREKA MEMANG TAKUT GAK LULUS N AKHIRNYA TUNJANGAN MERKA DICABUT
      6. 02.08.2012,
        20:37
        evelina s
        ukg sangat penting tp harap sebelum dilaksanakan,pembuatan soal-soal ukg harus sesuai dgn . ukg utk menguji kmptnsi bkn utk kaidahmenghukum.
        u
      7. 02.08.2012,
        19:04
        Anonim
        disuruh jawab soal UKG saja banyak alasannya, giliran dapat uang sertifikasi langsung pada antri indent kredit mobil. huh dasar memang tidak berkualitas, pantes ANCUR deh kualitas pendidikan kita... From mobile
      8. 02.08.2012,
        13:31
        Kasman Jayadi
        ukg kurang pas dilaksanakan secara online sbb masih banyak guru-guru yg belum paham betul dg computer,serahkan sj penilaian guru sama kepala sklh
      9. 02.08.2012,
        12:37
        nanang
        penilaian kinerja guru langsung ke kelas itu lebih baik dr pd ukg hanya menguji materi tdk pd pelaksanaan pembelajaran
      10. 02.08.2012,
        12:37
        nanang
        penilaian kinerja guru langsung ke kelas itu lebih baik dr pd ukg hanya menguji materi tdk pd pelaksanaan pembelajaran