Kamis, 24 Juli 2014 | 17:41:36
Home / Politik / Pilkada / Kiemas Yakin Foke tak Bikin Spanduk SARA

Kamis, 02 Agustus 2012 , 21:21:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Politisi senior PDI Perjuangan Taufiq Kiemas, menegaskan sangat tidak setuju dengan spanduk pilkada berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Kiemas pun yakin, calon gubernur Fauzi Bowo dan calon wakil gubernur Nahrowi Ramli, tidak akan berbuat seperti itu.

"Saya paling tidak setuju itu (spanduk berbau SARA). Saya rasa, Pak Fauzi sebagai nasionalis tidak akan berbuat itu. Pak Nachrowi juga tidak mungkin berbuat itu,” kata Kiemas, kepada wartawan, saat buka bersama di rumah dinasnya, kawasan Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (2/8).

Malah, suami Megawati Soekarnoputri itu khawatir ada orang tak bertanggungjawab yang memainkan isu SARA tersebut. Dia tidak menampik, adanya spanduk itu merugikan calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.

“Yang rugi juga pak Jokowi diserang. Tapi, mungkin juga Pak Foke rugi. Dua pasangan ini kan nasionalis. Tidak mungkin mereka berempat berbuat begitu,” kata Taufiq.

Ketua MPR itu menambahkan, ada pihak lain di luar tim-tim kedua pasangan calon yang bermain. “Mereka mesti tau jangan dimanfaatkan. Nanti terpancing susah saja,” kata Taufik. Kata dia, daripada dibiarkan berlarut-larut lebih baik kedua pihak, Jokowi dan Foke bertemu untuk menyatakan tidak setuju adanya isu SARA itu.
 
“Kalau saya jadi Jokowi saya datangi Pak Fauzi. Kita bersama-sama cegah ini. Mesti ada keberanian dari dua pihak datang katakan tidak setuju adanya SARA,” katanya. “Berani tidak mereka berdua?. Kalau aku sih pasti berani. Mau ngomong empat pilar mesti berani,” bebernya. (boy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 03.08.2012,
        15:32
        suriani
        gak usah saling menyalahkan...semuanya wajib saling mendukung menghancurkan isu sara ini...dukung anti sara...
      2. 03.08.2012,
        14:59
        gunarta made
        ahh...pak TK...kok bela2in Foke sih....
        From mobile
      3. 03.08.2012,
        14:10
        RUDI
        hati-hati memilih pemimpin jangan terpedaya dengan kesederhanaan dan membangun image tapi sesungguhnya nol besar, apakah mampu mengatasi jakarta. Jakowi-Ahok tidak perlu mengeluarkan isu sara lagi karena dia tahu gol etnis hampir 100% pasti memilihnya. jadi bagaimanapun dan dimanapun namanya pilkada tidak akan bisa jujur, orang akan jujur kalau nyawanya sudah dikerongkongan
      4. 03.08.2012,
        13:54
        jun
        memilih calon cagub di jakarta harus jujur,terutama u tim sukses masing2 niatnya harus iklas agar jakarta bisa ada perubahan
      5. 03.08.2012,
        01:56
        safa
        memilih pemimpin yang korupsi pasti pemilih doyan korupsi...
        memilih korupsi memilih sengsara...
        jangan jual agamaku dimeja politikmu aning.....