Selasa, 30 September 2014 | 20:52:40
Home / Pendidikan / DIY Raih Nilai Tertinggi UKG

Jumat, 03 Agustus 2012 , 17:37:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA—Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) gelombang pertama yang dimulai 31 Juli lalu tetap dilanjutkan. Dari total 4.158 tempat uji kompetensi (TUK), sebanyak 2.344 TUK aktif dan 937 TUK akan mulai diaktifkan tanggal 8 Agustus mendatang, sedangkan 877 nonaktif.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, sampai dengan hari ketiga (1/8) pelaksanaan UKG telah diikuti 373.415 peserta. Dari jumalah tersebut sebanyak 243.619 peserta yang datanya sudah diolah.

“Memang ada yang ngadat, tetapi prinsipnya jalan. TUK yang tidak jalan distop, sedangkan yang normal tetap berjalan,” terangnya saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (3/8) sore.

Nuh menyampaikan, guru-guru yang direncanakan mengikuti UKG di TUK yang dinonaktifkan tidak perlu datang. Mereka dijadwalkan ulang untuk mengikuti UKG pada gelombang kedua bulan Oktober mendatang.

Berdasarkan  data yang telah masuk di Kemdikbud, rata-rata nilai UKG adalah 44,55. Untuk nilai tertinggi mencapai  91,12 dan terendah 0. “Peta ini kalau kita lihat dengan UKA (uji kompetensi awal) tidak jauh beda, yakni 4,2. Nilai UKG sementara yang paling tinggi diraih DI Yogyakarta (DIY) yang mencapai 51.03,” jelas Nuh.

Nuh  merinci, untuk guru kelas sekolah dasar rata-ratanya 40.87, sedangkan untuk Penjaskes 42.59. Sementara mata pelajaran Bahasa Indonesia guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) rata-ratanya paling rendah dibanding mata pelajaran lain seperti IPA, IPS, dan matematika.

“Ada sesuatu yang harus kita rombak dalam kemampuan bahasa Indonesia para guru kita,” katanya.

Untuk sekolah menengah atas, mata pelajaran kimia paling rendah 37.9, sedangkan paling tinggi fisika 58,7.

Mendikbud menambahkan, penggunaan bandwith di server pusat hanya 2,34 persen, dan hambatan terjadi bukan bandwith di server, tetapi lebih banyak di terminal user. “Solusinya pendampingan pelaksanaan,” ucapnya. (Cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 22.01.2013,
        17:46
        Munawir
        UKG telah lewat berapapun hasilnya tdk perlu diungkit yg penting mari kita tingkatkan kompetensi dan profesional kita demi kemajuan pendidikan
      2. 27.11.2012,
        08:33
        Moh Amin
        Hasil UKG bahasa Indonesia SMP menjadi renungan berbagai pihak. Peserta perlu meningkatkan kompetensi yang harus dimiliki sebagai guru bahasa Indonesia. Pembuat soal perlu merefleksi soal yang dibuat sudah mempunyai reliabilitas dan validitas atau belum.Jawaban tes agaknya multi tafsir dan bisa diperdebetkan.
        LPTK pruduksen guru bahasa juga perlu bertanggung jawab agar menghasilkan lulusan yang berkualitas, bahkan oleh kemendiknas perlu menguji kompetensi dosen LPTK penghasel guru bahasa Indonesia.(SMP N 2 Penawangan Grobogan Jateng)
      3. 01.10.2012,
        19:57
        lisantoro doang
        ayo kawan2 yang baru mw ikutan ukg gelombang dua bulan oktober tetap semangat, dan terus berjuang demi kemajuan dunia pendidikan,
      4. 09.08.2012,
        12:12
        hasanah
        UKG bagus dan memang harus dilaksanakan, jangan takut, dengan adanya UKG kita dapat melihat kemampuan kita sebenarnya, semoga saja semkin lancar
      5. 07.08.2012,
        20:31
        tatang zaenal mustofa
        nilai jeblog akibat dari tunjangan sertifikasi banyak disunat, sebaiknya tidak usah melalui kas daerah
      6. 07.08.2012,
        09:13
        suratna
        ukg mang bkn sgl2nya tp ttp penting untuk melihat tingkat profesional guru, tenang ja bro, yg gk lulus ikut diksus th depan, ttp semangat........
      7. 06.08.2012,
        13:04
        totok m
        hasil ukg, gk ush kt pungkiri emg itu potret kita, marilah kita jadikan motivasi untuk menjadi lbh baik,
      8. 05.08.2012,
        21:55
        anonim
        wah pinter ngeles ni bapak/ibu guru kita, sudahlah diakui saja memang tidak bisa menjawab soalnya nda usah kebanyakan alasan. hasil ini membuktikan bahwa dulu FKIP adalah bukan tujuan siswa yang pandai, sehingga guru yang ada sekarang ya boleh dibilang kemampuannya menengah ke bawah From mobile
      9. 05.08.2012,
        20:58
        usdiyono
        Ukg memang perlu. tapi soalnya kurang valid ada soal yang tidak singkron dengan option jawaban
      10. 05.08.2012,
        12:23
        MAZNA
        SAYA SENANG MENGIKUTI UKG ONLINE UNTUK MENAMBAH PENGALAMAN MESKIPUN MENDAPAT NILAI 43