Kamis, 24 April 2014 | 05:23:41
Home / Politik / Pilkada / Rhoma Sebut Jokowi Muslim Tapi Keluarganya Kristen

Kamis, 09 Agustus 2012 , 07:03:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Ceramah Rhoma Irama di Masjid Al Isra, Tanjung Duren tanggal 29 Juli 2012 secara eksplisit menyebut nama pasangan calon gubernur Joko Widodo-Basuki T.Purnama. Rhoma bahkan terang-terangan menyerang pasangan cagub yang didukung PDIP dan Partai Gerindra tersebut.

Hal ini terungkap dari rekaman video ceramah Rhoma yang diperoleh JPNN. Video berdurasi 7 menit itu berisi potongan-potongan ceramah Rhoma di Masjid Al Isra yang menyinggung SARA. Video serupa telah dikantongi Panwaslu DKI Jakarta sebagai alat bukti dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan sang Raja Dangdut.

Dari video diketahui bahwa Rhoma memulai ceramahnya dengan seruan kepada jamaah masjid untuk tidak memilih pemilih non muslim. Ia menggunakan dalil ayat kitab suci untuk menyerukan ajakan agar tidak memilih pemimpin non muslim.

"Kalau memilih pemimpin yang non muslim maka sanksinya adalah mendapat azab dari Allah SWT," kata Rhoma di hadapan jamaah masjid.

Kemudian Rhoma melanjutkan ceramahnya dengan memaparkan latar belakang suku dan agama dua pasangan cagub dalam Pilkada DKI 2012 yakni Jokowi-Ahok dan Foke-Nara. Ustadz selebritis itu menegaskan bahwa materi berbau SARA yang dibicarakannya sah dan diperbolehkan menurut Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie.

"Menggunakan yang namanya SARA diperbolehkan oleh yang namanya Dewan Pembina KPU, Prof dr Jimly Asshiddiqie. Kenapa? karena ini zaman keterbukaan, karena ini zaman demokratisasi tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Rakyat, umat harus dijelaskan siapa calon pemimpin mereka, maka SARA dibenarkan," papar musisi yang dijuluki Satria Bergitar tersebut.

Rhoma mengungkapkan bahwa pasangan Foke-Nara adalah muslim tulen. Sedangkan, Jokowi meski muslim tetapi latar belakang keluarganya adalah non muslim seperti Ahok. Rhoma juga menegaskan bahwa Foke-Nara adalah orang Betawi, sementara saingannya bukan warga Betawi alias pendatang.

"Fauzi Bowo muslim, Nachrowi muslim. Fauzi Bowo Betawi, Nachrowi Betawi. Harus jelas, ini jaman keterbukaan. Calon kedua, Jokowi sama Ahok. Jokowi muslim tapi orangtuanya Kristen, suku bangsanya Jawa. Ahok suku bangsanya Cina, agamanya Kristen. Ini harus dijelaskan bahwa siapa pemimpin agar kita memilih pemimpin tidak seperti beli kucing dalam karung," ucap Rhoma dalam ceramah yang juga dihadiri oleh cagub Fauzi Bowo.

Rhoma menambahkan bahwa Jokowi hanya batu loncatan yang digunakan Ahok untuk memimpin Jakarta. Menurut pendiri Soneta Grup itu, Jokowi tidak akan selamanya menjadi gubernur. Apabila masa jabatan Jokowi habis maka Ahok akan melanjutkan kepemimpinan di ibukota.

"Yang namanya Jokowi ini hanya batu loncatan saja. Oke, ia menyelesaikan beberapa periode sebagai gubernur tapi setelah beliau siapa yang jadi gubernur? Ahok. Kalau sudah Ahok yang menjadi gubernur di Jakarta, ibukota Indonesia, maka martabat bangsa tergadaikan, citra bangsa tercabik-cabik," tegas pria peraih gelar profesor musik dari Northern California Global University, Amerika Serikat itu.

Di akhir ceramahnya, Rhoma meminta jamaah Masjid Al Isra untuk menyebarluaskan peringatan yang disampaikannya kepada seluruh umat muslim di Jakarta. Ia juga kembali mengingatkan jamaahnya bahwa memilih pemimpin adalah bagian dari ibadah.

"Memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi sudah termasuk ibadah," pungkas Rhoma sambil melafalkan ayat-ayat kitab suci. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 21.04.2014,
        16:55
        lina
        roma goblok toll idot ga pnya otak,pnya nya sensr doangggg
      2. 19.04.2014,
        00:12
        awesome things!
        Y7om9C Thanks again for the article post.Really looking forward to read more. Awesome. From mobile
      3. 17.04.2014,
        04:51
        Yuswandi
        Bang haji jangan suka mencela nanti Bang haji celaka sebab Allah berfirman celaka.lah orang suka mencela .
      4. 17.04.2014,
        04:51
        Yuswandi
        Bang haji jangan suka mencela nanti Bang haji celaka sebab Allah berfirman celaka.lah orang suka mencela .
      5. 12.04.2014,
        09:25
        Adit kusuma
        Pantes aja jokowi tak membiarkan dzikir akbar di istiqlal. Jokowi cm budak ahok yg krj adalah ahok....ahok pinter, jokowi pinter, rakyat DKI yg goblok kok sampe memilih kafir. From mobile
      6. 08.04.2014,
        11:36
        enton sultoni albanteni
        apa yg di katakan rhoma irama itu btul,agama islam wajib memilih pemimpin nya hrus islam,itu firman allah dlm alqur'an,slamat berjuang rhoma
      7. 25.03.2014,
        12:33
        MISBAHUDIN
        sebaik baik orang adalah orang yg tidak saling menghujat ingat ! dibelakang hujatan ada tuhan yg akan menghukum muuuu lebih pedih.
      8. 01.03.2014,
        12:20
        haikal fikri
        pemilih yg beraga muslim di indonesia tercinta ini telah terbuai oleh parta yg menjadi perahu dari calon tampa mau tau bagai mana aqidah sang calon. From mobile
      9. 30.10.2013,
        17:40
        askur pradinata
        rhoma irama..nma yg bgus,tp otaknya ada didengkul. From mobile
      10. 01.10.2013,
        00:53
        jhones
        mungkin haji roma pingin jadi gubernur...