Kamis, 28 Mei 2015 | 18:54:37

Sabtu, 11 Agustus 2012 , 23:43:00

JAKARTA - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengaku tetap setia mendukung Walikota Solo, Joko Widodo atau Jokowi. Hidayat mendukung Jokowi untuk tetap memimpin Solo hingga akhir jabatannya pada tahun 2015 mendatang.
 
"Saya dukung dia untuk lima tahun bukan untuk yang lain. Saya tetap setia untuk mengingatkan dia untuk akhir masa jabatan," kata Hidayat kepada wartawan di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/8).
 
Calon gubernur DKI Jakarta yang gagal maju ke putaran dua Pilkada DKI 2012 itu mengaku berhubungan baik dengan Jokowi. Ia bahkan mengaku pernah menjadi juru kampanye Jokowi pada Pilkada Solo pada tahun 2010 lalu. Ia menilai, dirinya dan Jokowi juga memiliki visi yang sama untuk menjadikan Jakarta menjadi lebih baik.
 
"Hubungan dengan Jokowi hubungan bersahabat kami sesama warga negara Indonesia, dan untuk menghadirkan Jakarta lebih baik. Saya juga pernah jadi jurkam Jokowi," ujar Hidayat.
 
Pada putaran kedua Pilkada DKI, partai yang menaungi Hidayat mendukung saingan Jokowi, cagub incumbent Fauzi Bowo. Meski begitu, Hidayat mengaku dukungan partainya itu tak mempengaruhi persahabatannya dengan Jokowi. "Saya akan tetap bersahabat dengan dia," imbuhnya.
 
PKS resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan cagub incumbent, Foke-Nara untuk Pilkada DKI 2012, Sabtu (11/8). Sikap politik PKS ini berbanding terbalik dengan sikapnya pada Pilkada DKI 2007 lalu. Pada tahun 2007, PKS yang memasang cagub Adang Daradjatun justru bersaing melawan Foke yang diusung oleh Partai Demokrat. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar