Sabtu, 22 November 2014 | 09:47:48
Home / Pilkada DKI Jakarta / Merapat ke Fauzi-Nachrowi Lebih Karena Transaksi

Minggu, 12 Agustus 2012 , 01:19:00

JAKARTA - Merapatnya partai-partai besar ke pasangan cagub incumbent, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dinilai bukan sebagai kegagalan kubu Jokowi merangkul dukungan partai politik. Pengamat politik LIPI Siti Zuhro justru menilai komunikasi yang terjalin antara kubu Jokowi dengan pasangan cagub lain yang berlaga di putaran pertama Pilkada DKI dinilai sudah cukup baik.
 
"Menurut saya nggak ada masalah komunikasi. Apa yang dilakukan pihak Jokowi so far so good," kata Siti Zuhro saat dihubungi JPNN, Sabtu (11/8) malam.
 
Namun Siti menilia tak adanya tambahan dukungan partai ke kubu Jokowi sebagai cerminan politik transaksional. Hal ini terlihat dari sikap parpol yang pada putaran pertama bersama Jokowi mengkritik Foke, tetapi kini malah mendukung pasangan calon yang diusung Partai Demokrat tersebut.
 
Menurut Siti, hal ini sesuatu yang biasa dalam dunia politik. Pasalnya, pilihan partai-partai hanya berdasarkan kepentingan elit semata. "Dalam politik tak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada kepentingan," ujarnya.
 
Siti menambahkan, koalisi parpol pendukung Foke sifatnya pragmatis dan transaksional. Jika ternyata nantinya Jokowi menang, maka koalisi parpol pendukung Foke ini tidak akan merepotkan. Dukungan mayoritas DPRD DKI Jakarta dibelakang Foke juga dianggap tidak akan menyulitkan Jokowi.
 
"Ini hanya koalisi spontan dan transaksional yang kebetulan role modelnya sudah ada di level nasional. Sehingga untuk kebutuhan DKI tinggal copy paste saja," pungkas Siti. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        09:35
        awesome seo
        D6j9FA Very neat blog.Much thanks again. Really Great. From mobile
      2. 07.04.2014,
        14:20
        stunning service
        LvhHTN I loved your blog.Really looking forward to read more. Cool. From mobile
      3. 12.08.2012,
        16:49
        galangkavalera
        telah bergabung parte munafik ke parte korupt dengan mahar, syah .....shah
        From mobile
      4. 12.08.2012,
        15:33
        Gugus Gembul
        ORANG BODOH : masih aja berdebat persoalan yang tak berkaitan dirinya. ORANG PINTAR : jelas yang nyoblos Jokowi-Ahok.
      5. 12.08.2012,
        09:05
        DONA DONI ARUDAM
        dari awal yang ndukung foke ya parta itu semua makanya sangat sombong,angkuh,keras,cuek terhadap rakyat kecil.merasa dibackup parta penguasa.
      6. 12.08.2012,
        06:41
        soe wong saw
        wah gue benci ama foke dan suka ama jokowi. namun kl pak Dayat yg merintah coblos kumis, apa boleh baut, eh..buat
      7. 12.08.2012,
        06:10
        peduli
        'Keadilan bersama nonmuslim itu lebih baik daripada ketidakadilan bersama muslim,' tandas Said di Kantor PB NU.
        Ayo TINGGALKAN parta MUNAFIK
      8. 12.08.2012,
        06:01
        Canda
        Di bulan puasa, nuduh sana nuduh sini menagatsnamakan pengamat, ingatlah siapa berbuat salah sambil tersenyum akan masuk neraka sambil menangis.
      9. 12.08.2012,
        05:35
        mrheroe
        Semin@: Die pengikut KERA kebakaran jenglot. Pengikut P Jokowi adem ayem masih aje dijelek2 in. Parta2 Plin Plan.nyari jabatan
      10. 12.08.2012,
        05:22
        danish
        Ketua PBNU Said Aqil Siroj: 'Keadilan bersama nonmuslim itu lebih baik daripada ketidakadilan bersama muslim.' Maju terus Jokowi-Ahok..