Rabu, 27 Agustus 2014 | 22:09:31
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Belum Puas Hukuman LPIS

Kamis, 16 Agustus 2012 , 04:04:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Kasus transfer bermasalah Titus Bonai yang mencatut nama Persebaya Surabaya perlahan suaranya mulai hilang. Namun, manta CEO Persebaya I Gede Widiade masih belum puas dengan hukuman yang diberikan kepada orang yang disebut sebagai pemalsu administrasi Persebaya, Llano Mahardika.
 
"Masa Persebaya digitukan cuma dihukum tiga bulan. Kalau ada kuasa direksi langsung saya pidanakan," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/8).

Menurut dia, hukuman tiga bulan itu seperti meremehkan nama besar Persebaya. Karena itu, dia meminta PSSI bisa bertindak lebih jauh.

"Klub sebesar Persebaya dipermainkan, ini PSSI harus bertindak. Yang merugikan Persebaya harus dipidanakan," tegas lelaki berkaca mata tersebut.

Keinginan lelaki yang berprofesi sebagai pengusaha agar PSSI bisa bertindak memang cukup beralasan. Sebab, Djohar Arifin saat terpilih dulu menegaskan akan menghapuskan mafia-mafia yang ada dalam sepak bola Indonesia.


Demikian juga dengan semangat Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) yang berkoar untuk menjalankan liga tanpa mafia. Meski, pada kenyataannya staf departemen kompetisi LPIS, Llano, terbukti menjadi penghubung dan pemalsu administrai dalam transfer Tibo.
 
Menurut Gede, kuasa untuk memberikan instruksi agar dirinya segera melaporkan masalah pelasuan ini ada di tangan direksi. Dalam hal ini, pintu bagi Gede untuk segera melapor ke polisi ada di tangan Cholid Goromah, direktur utama PT Persebaya Indonesia.

"Kalau anda CEO masak sampean mau. Klub sebesar Persebaya dibuat mainan. Dirugikan. Harus dipidanakan ini," ucapnya berapi-api.

Gede juga menyebut bahwa syarat dirinya untuk bisa kembali menjadi CEO adalah agar membawa masalah yang mencatut nama Persebaya ke jalur hukum. "Direksi sudah ngajak ngomong saya. Salah satu syarat saya pegang CEO, pidanakan orang yang merugikan Persebaya," terangnya. (aam)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        09:32
        nice penalty removal
        XKTf8F Thanks so much for the article post. Awesome. From mobile
      2. 18.08.2012,
        14:54
        adit
        llano harus di penjara
      3. 18.08.2012,
        12:29
        la mania
        bubarkan pssi saja karena tidak pecus mengurusi sepakbla indo/timnas juga jelek lbh baik plih timnas dr liga isl ketimbang ipl.sepakbola adalah hiburan seluruh rajyat indo bukan utk saling berpolitik.indonesia sdh buruk negaranya.
      4. 16.08.2012,
        14:19
        Bakrie
        Sudah jangan saling Menjatuhkan....

        klo cinta Sepak bola indonesia. Jangan Nonton LPI/ISL.

        sebelum 1 liga di indonesia.
      5. 16.08.2012,
        13:47
        udinsm
        Jangankan status pemain, status klub aja bisa dipalsukan kok. Liat aja banyak klub kloningan di LPI... From mobile
      6. 16.08.2012,
        12:10
        jenggo
        semua itu uda ada kesepakatan dengan Ketua Manager dan club dengan PSSI dan orang yang memalsukan transfer Tibo, jadi nanti masyarakat tahu itu.
      7. 16.08.2012,
        11:47
        sam celeng
        persebaya mah, koar2nya pas dirugikan saja. Pas suporternya bikin rusuh apa mereka mau tahu? paling banter teriak 'oknum..!!!'
      8. 16.08.2012,
        10:41
        jpret
        sudah sudah ... mau lebaran koq, konflik aja yg diberitakan, maunya apa sih ?
      9. 16.08.2012,
        09:12
        Bonek
        saatnya persebaya membuktikan bukan penjilan pssi