Jumat, 18 April 2014 | 22:42:36
Home / Politik / Parpol / Megawati Ragukan Klaim Keberhasilan Ekonomi Versi SBY

Jumat, 17 Agustus 2012 , 21:24:00

RELATED NEWS

JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meragukan klaim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu bertahan di angka 6,5 persen pada semester pertama 2012 ini. Menurut Megawati, klaim keberhasilan ekonomi hanya itung-itungan statistik yang bisa dipoles.

"Kalau sekarang disebut pencapaian, saya ini pernah belajar statistik. Kan bisa direkayasa itu.Angka-angka itu dari mana datangnya, apakah digeneralisir?  Di kota-kota besar mungkin seperti itu,  tapi apa ya iya seperti itu di pelosok-pelosok negeri ini?" kata Megawati  dalam jumpa pers usai upacara 17 Agustus di kantor DPP PDI Perjuangan. Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/8).

Menurutnya ada hal yang kontradiktif jika pemerintah mengklaim perekonomian nasional sekarang tumbuh tinggi. Sebab kenyataannya, Indonesia sangat tergantung pada komoditas impor.  "Jadi kalau ada jargon pertumbuhan, hausnya kita tidak impor. Kalkulasi mudahnya," ucapnya.

Megawati juga menyebut krisis perekonomian di eropa dan Amerika Serikat telah berimbas pada ekonimi Indonesia. Sebab, angka angka ekspor Indonesia turun seriring lesunya pasar di kedua kawasan ekonomi itu. "Saya bukan nakut-nakuti lho, tapi perlu waspada," sambungnya.

Karenanya pula, putri Proklamator RI Soekarno itu menganggap klaim tentang angka-angka keberhasilan pemerintah tak lebih dari statistik yang belum tentu sama kenyatannya di lapangan. "Saya kan ada pengalaman jadi presiden. Saya tahu bagaimana bikin pidato itu," ucapnya.

Megawati menambahkan pula bahwa selama dirinya jadi presiden, setiap bahan pidato hatus benar-benar sesuai kenyataan.  "Saya tanya ke menteri-menteri saya. Beberkan realitas di lapangan. Kita bisa saja bikin pidato yang kita mau. Tapi yang paling penting adalah yang akan kita sampaikan itu obyektif, realistis dengan apa yang sudah kita jalankan dan lihat di lapangan," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden SBY saat menyampaikan nota keuangan RAPBN 2013 mengungkapkan, dalam Semester I 2012 investasi tumbuh dua digit sebesar 11,2 persen. SBY memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 201 dapat dipertahankan pada kisaran 6,3 persen hingga 6,5 persen. (ara/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 19.08.2012,
        10:39
        sang pujinggi
        @sang pujangga :emang 1999 mega udah jadi presiden? Setaw gw 2002 dweh...trus sipadatan & ligitan memang lepas waktu zaman mega tapi prosesnya hukumnya sdh lama, dari zaman eyang harto & eksekusinya (oleh mahkamah internasional bhw yg berhak adl malaysia) kl ga salam thn 98 cmn ngga keekspose. Jadi waktu zaman mega ya eksekusinya, gitu tonk...makanya baca tonk jangan denger omongan aja... From mobile
      2. 18.08.2012,
        10:26
        asli pribumi
        Daripada megawati prestasinya menjual aset negara.Dan hanya mampu memimpin sebuah parta dan bukan sebuah negara. From mobile
      3. 18.08.2012,
        07:07
        Sang Pujangga
        gmana tuh BLBI yg menurut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
        menunjukkan potensi kerugian
        negara dari BLBI mencapai Rp
        138,4 triliun atau 95,8 persen dari total dana BLBI sebesar Rp 144,5 triliun yang dikucurkan per 29 Januari 1999.
        Sipadan, ligitan dllllll....
        Preeeeet... From mobile
      4. 18.08.2012,
        03:29
        lol
        Mana yng lebih maling jaman mega atau sby,ingat bail out centuri 7t hanya 5t yangtesalurkan mana yang 2t bung masuk cikeas grup From mobile
      5. 18.08.2012,
        00:59
        usa
        Hidup pdip,parta lain koruptor,pdip jauh lebih jujur From mobile
      6. 17.08.2012,
        23:34
        megamendung
        heh !!! lolyta !!! jaga bacot lo y...tau ap lo..sotoy lo..
      7. 17.08.2012,
        23:30
        teguh ismanto
        Lah SBY ngga jujur...coba dihitung kenaikan harga dari januari sampai saat ini...wong rakyat tercekik kok...istana kali yang tumbuh terus hartany
      8. 17.08.2012,
        22:53
        lolyta
        Jangn banyak bacot loe bu mega...loe tuu yg beok, makanya ga' di pilih ma rakyat.... From mobile