Jumat, 19 Desember 2014 | 02:33:23
Home / Nasional / Humaniora / Kemenag Percepat Sidang Isbat

Sabtu, 18 Agustus 2012 , 05:01:00

JAKARTA - Malam nanti (18/8) Kementerian Agama (Kemenag) dan beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1433 H. Kemenag optimis sidang ini berlangsung cepat, sehingga masyarakat bisa segera melantunkan gema takbir.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat memastikan jika mereka menggelar sidang isbat malam nanti. Namun, dia masih menolak mengatakan tentang potensi putusan sidang tersebut. Apakah lebaran mulai besok (19/8) atau lusa (20/9). "Ikuti saja sidangnya. Teman-teman (wartawan) boleh meliput," kata dia.
 
Meskipun pemerintah belum memutuskan kapan jatuhnya 1 Syawal 1433 H, namun kecenderungan sudah menguat jika pemerintah akan menetapkan 1 Syawal 1433 H jatuh pada 19 Agustus besok. Jika ini terjadi, berarti tidak ada perbedaan penetapan 1 Syawal 1433 H antara pemerintah, NU, dan Muhammadiyah. Sebelumnya Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah sudah mengeluarkan maklumat yang isinya menyatakan 1 Syawal 1433 H jatuh pada 19 Agustus besok.

"Memang benar pak Dirjen Bimas (Bimbingan Masyarakat) Islam sempat bergurau kepada saya," tutur Bahrul. Dalam gurauan tersebut, Dirjen Bimas Islam Kemenag Abdul Jamil meminta kepada Bahrul supaya sidang isbat bisa digelar lebih awal yaitu sebelum salat Maghrib. Tidak seperti biasanya sidang baru digelar malam hari setelah salat Maghrib.
 
Ide dari Abdul Jamil itu terlontar karena dia sudah memperkirakan jika pada Sabtu malam setelah Maghrib seluruh titik pemantauan rukyah sudah bisa melihat hilal. Hilal pada Sabtu setelah Maghrib sudah lebih dari 2 derajat. Dengan demikian, saat itu sudah masuk bulan Syawal. Sehingga pada Minggu pagi umat Islam di Indonesia sudah mulai salat Idul fitri (salat ied).
 
Terkait permintaan Abdul Jamil yang disampaikan dengan bercanda itu, Bahrul mengatakan tidak bisa dituruti. Dia mengatakan jika usulan menggelar sidang isbat sebelum Mangrib tidak bisa dijalankan. Sidang isbat tetap harus dijalankan setelah maghrib.
 
"Tapi kita, kementerian, optimis sidang ini berlansung cepat. Karena memang hampir bisa dipastikan tidak ada perbedaan penetapan 1 Syawal," kata dia. Dengan durasi sidang yang cepat itu, diharapkan masyarakat sudah bisa segera melantunkan gema takbir malam nanti.
 
Jika sidang isbat malam nanti berlangsung cepat, tidak akan mengulangi pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1433 H yang cukup memakan waktu berjam-jam. Saat itu masyarakat yang mengikuti ketentuan pemerintah baru mulai menjalankan salat tarawih beberapa jam setelah kumandang salat Isya. (wan)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 18.08.2012,
          23:19
          Demange
          Pemerintah sesungguhnya sudah tahu kapan hari raya 1 syawal 2012, mqkanya ada nyelentuk, sidang isbat diajukan dan dipercepat saja.
        2. 18.08.2012,
          19:35
          iis
          alhamdulillah 1 syawwal tgl 19 agustus 2012,jadi tidak akan ada lagi sholat i'ed 2 kali di masjid kampung saya . Masjid Al-Barokah Citra
        3. 18.08.2012,
          19:35
          iis
          alhamdulillah 1 syawwal tgl 19 agustus 2012,jadi tidak akan ada lagi sholat i'ed 2 kali di masjid kampung saya . Masjid Al-Barokah Citra
        4. 18.08.2012,
          17:57
          DEPAG SARANG KORUPSI
          depag sumber korupsi.. Semua dikorup, al quran dikorup, sidang isbat apalagi korup.. Gayanya sok tau agama.. Korupsi sebanyak-banyaknya.. Habis itu berangkat Haji, jadi Halal deh hartanya, ha.. Ha.. Ha.. Hebat bener nih depag. From mobile
        5. 18.08.2012,
          17:44
          smjaya
          apa pun hsil kputusan sidang kta jadikan damai dan rukun yg penting kta bsa merayakan idulfitri minal aidin walwaizin
        6. 18.08.2012,
          17:30
          Dagu
          Oke pak,
          biar ndak bingung nanti tarawih apa ndak
        7. 18.08.2012,
          17:28
          Yusman
          Apa belum ada alat yang canggih untuk menentukan hal-hal seperti ini?, jaman canggih ko pakai manual aja.
        8. 18.08.2012,
          17:01
          opick
          betul kata pk,herman kalau uda ada kepastian umumkan aja, ga usa make sidang isbad sgala buang2 waktu uang rakyat,, duuu gi manasi pemerintah,
        9. 18.08.2012,
          15:26
          Bencis
          Lebih cepat lebih baik From mobile
        10. 18.08.2012,
          14:51
          mang koko
          yang penting ...........rukun
          kaaupun ada perbedaan
          ambil hikmahnya saja