Selasa, 21 Oktober 2014 | 00:57:23
Home / Jabodetabek / 16.000 Mobil Merangsak ke Puncak

Selasa, 21 Agustus 2012 , 15:29:00

BERITA TERKAIT

BOGOR - Arus lalulintas di jalur Puncak, Cisarua, kian padat di hari kedua Lebaran, kemarin. Terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang signifikan di jalur wisata ini. Dari catatan petugas Gerbang Tol Ciawi, terdapat 16.320 mobil yang merangsak naik ke arah Cisarua. Sekitar 80 persen mobil yang melintas, merupakan mobil berpelat nomor asal Jakarta (B).

Kepala Gerbang Tol Ciawi, Andri Yusuf menjelaskan, terjadi lonjakan kendaraan sekitar 30 persen dibandingkan hari nonliburan yang hanya sekitar 12.000 kendaraan. Untuk mengantisipasinya, Andri membuka enam loket untuk melayani kendaraan yang keluar tol. Di musim libur Lebaran ini, Andri memprioritaskan kelancaran di kendaraan yang keluar tol. Karena menurut perkiraannya, ada sebanyak 60.000 kendaraan yang bakal melintasi gerbang tol Ciawi.

"Jumlah kendaraan meningkat dari hari pertama (Lebaran, red). Kami mengoperasikan enam loket untuk melayani kendaraan yang akan keluar tol. Biasanya di hari reguler kami hanya mengoperasikan empat loket," katanya.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bogor, Komisaris Polisi (Kompol) Edwin Affandi mengatakan, jajarannya mesti memberlakukan sistem buka tutup (one way) di jalur Puncak lantaran padatnya arus lalulintas di hari kedua Lebaran, kemarin.

"Sistem buka tutup diberlakukan secara situasional, dilihat dari kondisi di lapangan. Kami juga akan memberlakukan sistem satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan," katanya.

One way dari Puncak menuju Ciawi sudah dilakukan sedari pukul 09:00 WIB. Sistem satu arah diberlakukan selama lebih kurang 30 menit. Usai itu, giliran kendaraan-kendaraan yang merangsak ke Puncak yang diperbolehkan mempergunakan dua badan jalan.

Edwin mengatakan, pada hari biasa penutupan arus diberlakukan sebanyak dua kali, yakni pagi dan sore hari. Namun, untuk musim libur Lebaran, penutupan arus diberlakukan tentatif.  Untuk pengamanan, Edwin menyiagakan 250 personel polisi yang bertengger di sepanjang jalur Puncak.

"Dilihat dari volume kendaraan nantinya kapan penutupan arus atau sistem satu arah diberlakukan," ujarnya. (ram)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar