Kamis, 18 Desember 2014 | 06:08:22
Home / Berita Daerah / Jabar / Bunuh Ustad, Rumah Pimpinan Aliran Toriqoh Dibakar Warga

Rabu, 22 Agustus 2012 , 19:12:00

JAKARTA - Sekitar 1000 warga Kampung Cisalopa, Desa Bojongtipar Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi, melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah Sumarna, pemimpin aliran Toriqoh Atijani mutlak Cimahi, Minggu (19/8) lalu. Hal ini dilakukan setelah mereka mengetahui Sumarna adalah pelaku pembunuh Ustad Edin, pimpinan Ormas GARIS kecamatan Jampang Tengah. Edin menghilang sejak 14 Agustus 2012 lalu. Ia diketahui berada di rumah Sumarna saat itu.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan Polres Sukabumi terungkap bahwa Ustad Edin telah dibunuh oleh  Sumarna dan pengikutnya pada hari Selasa 14 Agustus 2012 sekitar pukul 21.00 Wib. Edin dikuburkan dibelakang rumah  Sumarna," jelas Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Martinus Sitompul melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (22/8).

Pada hari itu juga, kata Martinus, kepolisian menemukan jasad Edin di kebun singkong yang berjarak kurang lebih 500 Meter di belakang rumah  Sumarna. Edin ditemukan dalam posisi telungkup menggunakan celana pendek, kaos dan jaket hitam. Jaketnya sudah dalam keadaan mulai membusuk.

"Mendengar informasi meninggalnya ustad Edin masyarakat sekitar dan ormas GARIS bereaksi dengan berupaya melakukan pengerusakan dan pembakaran terhadap rumah sdr. Sumarna," sambung Martinus.

Atas pembunuhan Ustad Edin itu kepolisian setempat, telah menangkap 14 orang pelaku. Hingga kini, kata Martinus, polisi masih melakukan pengembangan penyidikan dengan penangkapan Ridwan, keponakan  Sumarna di Purwoketo, Jawa Tengah. Menurutnya, di lokasi kejadian tetap dilakukan  pengamanan yang dilaksanakan oleh 1 SSK Brimoda Jabar, 40 personil Polres Sukabumi dan TNI.

"Sementara itu, Selasa, 21 Agustus 2012 dilakukan pertemuan yang diprakarsai Kapolres Sukabumi dihadiri unsur Muspida di lokasi untuk cipta kondisi agar masyarakat dan ormas menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif," pungkas Martinus. (flo/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 05.04.2014,
          03:49
          check this out now
          OVbIXB wow, awesome article.Thanks Again. From mobile
        2. 27.08.2012,
          12:39
          Djokomoro
          silahkan buka www.zawiyahbekasi.blogspot.com pd bln desember 2011 kami telah menyatakan bahwa Sumarna alias Syahbana bukan orang toriqoh tijani
        3. 22.08.2012,
          22:21
          sinta
          Sangat tragis dan menyedihkan tak mengerti bagaimana mereka bisa berakhir seperti ini. Tak ada yang tak mungkin apabila Allah menghendaki, semoga betapa tragis dan pahitnya perjalanan ini mereka yg tulus akhirnya akan dikembalikan ke jalan yang lurus.
        4. 22.08.2012,
          20:22
          blituit ngurah
          peristiwa tragis dalam suasana hari raya