Anabel Hernandez, Jurnalis Penerima Golden Pen of Freedom WAN-IFRA

Buku Dirilis, Hidup Jadi Dikelilingi Bodyguard

Anabel Hernandez, Jurnalis Penerima Golden Pen of Freedom WAN-IFRA
Ariyanti Kurnia, Anabel Hernandez, Leak Kustiy dan Agung Kurniawan di Kiev, Senin (3/9). Foto : Rodrigo Bonilla for Jawa Pos
Jurnalis Meksiko Anabel Hernandez menerima penghargaan Golden Pen of Freedom dari WAN-IFRA Senin (3/9). Dia dipilih atas komitmen dan dedikasinya dalam menginvestigasi serta melaporkan temuan korupsi di level tertinggi pemerintahan Meksiko. Tulisan tersebut membuat nyawanya terancam. Tapi, itu tak mampu memaksa ibu dua anak tersebut untuk berhenti menulis.

 

 ARIYANTI K.R. - KIEV

 

MUNGKIN Hernandez bukan satu-satunya jurnalis yang punya bodyguard di dunia ini. Tapi, dikelilingi pengawal sepanjang hari tentu bukan hal yang biasa bagi para pencari berita. Namun, itulah yang terjadi pada Hernandez. Perempuan yang merahasiakan sejumlah informasi pribadi seperti tanggal lahir, nama orang tua, dan anak demi alasan keamanan diri itu sekarang punya pengawal.

 

Semua dimulai pada Desember 2010. Hernandez yang memulai karir jurnalistik sejak 1993 tersebut merilis buku keempatnya, Los Senores del Narco atau The Drug Lords. Buku hasil investigasi selama lima tahun itu mengungkap kerja sama gelap antara rezim Meksiko Felipe Calderon dan Kartel Sinaloa, salah satu kartel narkoba terbesar di muka bumi.

 

Jurnalis Meksiko Anabel Hernandez menerima penghargaan Golden Pen of Freedom dari WAN-IFRA Senin (3/9). Dia dipilih atas komitmen dan dedikasinya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News