Minggu, 26 Oktober 2014 | 04:14:28
Home / Nasional / Humaniora / Data Honorer K1 di 45 Daerah Belum Beres

Minggu, 02 Desember 2012 , 22:02:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Kendati hampir 99 persen data honorer tertinggal kategori satu (K1) dinyatakan clear (tidak bermasalah) dan tinggal menunggu proses penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP), namun masih ada 45 daerah yang bermasalah.

Saat ini, tim dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih melakukan proses penelitian ulang dan pemeriksaan ke-45 daerah tersebut.

Data BKN menyebutkan, jumlah instansi yang mengajukan honorer K1 sebanyak 523 dengan jumlah 152.310 orang. Dari jumlah tersebut yang memenuhi kriteria setelah uji publik adalah 71.467 orang. Jumlah ini kemudian menyusut menjadi 49.714 orang setelah ditelaah lagi oleh tim quality assurance.

"Jadi yang sudah benar-benar clear ada 49.714 orang. Nah sisanya sekitar 21 ribu yang tersebar di 45 daerah masih diperiksa lagi untuk selanjutnya ditetapkan formasinya bagi honorer yang clear," kata Kepala BKN Eko Sutrisno kepada JPNN, Minggu (2/12).

Adapun sisa tenaga honorer K1 yang belum final itu terdiri dari enam instansi dalam proses penelitian ulang oleh BKN dan BPKP. Yaitu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Nabire, Kabupaten Waropen, Kabupaten Cilacap, dan Kota Padang Pariaman.

Sedangkan tujuh daerah lainnya dilakukan verifikasi dan validasi (verval) ulang oleh joint team (BKN dan BPKP). Yakni Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Merauke, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Lanny Jaya.

"Dari hasil pemeriksaan, honorer K1 yang memenuhi kriteria di Teluk Wondama ada 194 orang, Merauke 34 orang, Aceh Jaya 66 orang, dan Mentawai 14 orang. Sedangkan Sorong, Raja Ampat serta Lanny Jaya masih dalam proses verval," terangnya.

Bagaimana dengan status honorer K1 di 32 daerah lainnya? Menurut Eko, ke-32 daerah tersebut sedang dalam proses penyelesaian audit untuk tujuan tertentu. "Honorer tidak usah khawatir, pemeriksaan data di 45 daerah ini akan diselesaikan secepatnya. Demikian juga penetapan NIP-nya (bagi honorer yang datanya tidak bermasalah,red), tidak akan loncat ke tahun 2013," tandasnya. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        10:05
        awesome seo
        XblEFx Really informative article post.Thanks Again. Will read on... From mobile
      2. 05.10.2013,
        09:51
        joddy
        sampai kapankah..? honorer k1 harus menunggu dan menunggu,
      3. 06.09.2013,
        11:23
        tika
        jangan cuma janji Bupati Waropen kok tidur terus padahal K1 untuk Kab Waropen Bermasalah/blum clar
      4. 21.12.2012,
        23:21
        adhy manaha
        harapan kami, agar bkd kota kupang, selesaikan persoalan tenaga honor k1 secara transparan From mobile
      5. 20.12.2012,
        15:20
        Udin brantas
        Kenapa bisa hasil sekarang tak memuaskan honorer,,apakah mudah bgt saja dibolak balik tntg nasib para honorer? Hati2 bapak2 pejabat kalo dg publik,,,buktinya di aceh utara sungguh minim dari pemberitaun sblmnya,sungguh tak masuk akal....bekerja yg bagus dikit donk,sblm bertindak.... From mobile
      6. 18.12.2012,
        22:11
        July
        Tlong publikasikan nama 32 daerah yg bermasalah From mobile
      7. 16.12.2012,
        07:26
        pembohong ulung
        Wahai pejabat pembohong,tidakkah lidah kau bawa mati??sdh 3th kami diberi harapan kosong,katanya pekan depan,toh desember dah mo habis,demo!!!!
      8. 15.12.2012,
        09:36
        indonesia belum merdeka
        memang bangat peraturan n pejabat republik ini,
      9. 08.12.2012,
        16:00
        alusia paradda
        apa tdk salah ketik ya. k1 merauke ada 54 org, koq disini tertulis 34...ha..ha...maaf hati2 ya pak dalam menyampaikan informasi publik..ok From mobile
      10. 06.12.2012,
        11:05
        andi
        sejak kapan surat pemberitahuan pemberkasan dari BKN kemasing2 daerah mulai dikirim??, karena sampai sekarang kami belum pernah diberi kabar>>