Selasa, 02 September 2014 | 01:37:45
Home / Nasional / Politik / Dahlan Iskan Cium Tangan Ibu Anggota DPR

Minggu, 30 Desember 2012 , 03:58:00

BERITA TERKAIT

PADANG - Dengan lapang dada Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mencium tangan Yulintidar, ibu anggota DPR RI asal Sumbar, M Ichlas El Qudsi- di kediamannya di Parupuk Tabing, Padang, kemarin (29/12). Hal itu dilakukan Dahlan sebagai bentuk permintaan maaf atas kekeliruan, menyusul pencabutan dua dari tujuh nama anggota DPR yang sempat dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPR atas dugaan melakukan praktek pemerasan terhadap BUMN.

Dia mengatakan, kedatangannya sengaja untuk minta maaf ke M Ichlas El Qudsi dan keluarganya secara langsung ke rumahnya. Dia menyadari, mencuatnya nama El Qudsi sebagai salah satu anggota DPR RI yang melakukan pemerasan terhadap BUMN telah membuat keluarganya tidak nyaman.

"Saya diminta untuk minta maaf di BK (Badan Kehormatan) DPR, tapi saya tidak mau. Saya ingin minta maaf langsung ke sini (rumah M Ichlas El Qudsi, red)," ujar Dahlan usai menyampaikan permintaan maafnya pada El Qudsi dan ibunya.

Suasana pun mencair, di ruang tamu rumah Michel, panggilan akrab M Ichlas El Qudsi. Wali Kota Padang Fauzi Bahar dan Kadivre Riau Pos Group Padang, Sutan Zaili Asril juga hadir di acara maaf-maafan itu. Pembicaraan pun mengalir ke berbagai hal. Pada pembicaraan itu terungkap berbagai kesamaan antara keluarga Dahlan Iskan dan Michel. Misalnya, tentang Michel dan Dahlan Iskan yang sama-sama aktivis Persatuan Pelajar Islam (PII). Kemudian, latar belakang pendidikan agama yang kuat dari kedua keluarga.

Dahlan Iskan dan ibu Michel, Yulintidar yang sama-sama lulusan Madrasah Aliyah. Sambil berbincang, Dahlan Iskan bersama tuan rumah ditemani sajian bubur kampiun dan lamang tapai.

"Karena pemberitaan itu, saya sampai demam dan mencret-mencret sampai seminggu. Namun Michel terus meyakinkan saya bahwa itu tidak benar. Sekarang, kedatangan bapak ke sini mengobati semua sakit dan kegundahan hati saya. Ternyata, semua ada hikmahnya," ujar Yulintidar.

Dahlan menceritakan, bahwa sejak awal dia sudah berniat untuk minta maaf langsung ke rumah Michel. Bahkan Jumat malam (28/12) Dahlan mengalami sakit perut akibat salah makan. Namun, karena tekad dan sudah diniatkan, dia tetap berangkat, walau tidak tidur semalaman akibat menahan sakit. ”Sebetulnya dari tadi malam saya sakit perut akibat salah makan. Saya makan otak-otak, ternyata sambalnya pedas sekali. Saya sampai tidak tidur akibat sakit itu. Dalam hati saya, tidak boleh kalau tidak ke Padang,” ujar Dahlan.

Untuk menunjukkan keseriusannya, Dahlan tidak bersedia ketika diajak untuk mengunjungi salah satu gedung dakwah di Padang. "Tujuan utama saya ke Padang adalah untuk datang ke rumah pak El Qudsi dan meminta maaf. Kalau saya ikut kegiatan lain, maka kelihatannya saya hanya sambil-sambilan saja saja," ujar Dahlan.

Michel dan Yulintidar pun memuji kebesaran hati Dahlan. Menurut mereka, Dahlan adalah pemimpin yang rendah hati dan berjiwa besar. Walaupun kekeliruan dilakukan oleh bawahan, namun Dahlan dengan lapang dada datang minta maaf. "Apa yang dilakukan Dahlan adalah sebuah sikap yang patut dipuji pejabat di negeri ini," ujar Yulintidar diamini Michel.

Setelah berbincang dan mencicipi makanan khas Padang, Michel pun meminta kesediaan Dahlan Iskan untuk makan di rumahnya. "Pak, kami harap bapak bersedia mencicipi makanan di rumah kami," ujar Yulintidar. "Apa saja," ujar Dahlan sambil berjalan menuju ruang makan yang telah disiapkan.

Dahlan kemudian menyempatkan diri untuk mengunjungi dan meresmikan SMPN 13 Padang yang hancur saat gempa melanda Padang 30 September 2009 dan dibangun kembali atas bantuan pembaca Jawa Pos.

Kedatangannya disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar dan siswa SMPN 13. Tanpa canggung Dahlan menyalami siswa yang berbaris menantinya sambil meneriakkan yel-yel SMPN 13 penuh semangat. Pada acara peresmian dia kembali menegaskan bahwa kedatangannya adalah untuk minta maaf pada Michel atas kekeliruan pelaporan nama anggota DPR RI terkait persoalan minta jatah pada salah satu BUMN, yaitu PT Merpati Airlines. (***)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 01.01.2013,
        05:32
        Lukman
        Oncom, anda itu setn ato iblis? Jangan sok suci lo mulut biasa Ngomong kotor gitu From mobile
      2. 31.12.2012,
        08:01
        AW'13
        Real gentleman.....! Orang sekarang banyak yang hanya rebutan BENAR, 'jarang' yang berani mengakui 'SALAH'
      3. 30.12.2012,
        10:17
        Saya
        Ini jadi pelajaran pak. Bertindak lebih bijak drpd bicara. Apalagi semua ucapan dan tindakan bapak pasti dikaitkan dgn pencitraan. Benar tidakny anda mau nyalon, mending dengerin kata hati aja, jgn dengering org di sekeliling anda yg cuma mau cari muka... From mobile
      4. 30.12.2012,
        09:08
        jainuddin
        Maka nya om dahlan sebelum ngomong buka dulu mulut nya ( dalam istilah bahasa banjar banganga dahulu montong)baru bicara,kalau mau berantas korupsi laporkan saja ke KPK jgn ngomong dulu ke media,selesaikan dulu tugas om sebagai pembantu presiden sampai 2014. From mobile
      5. 30.12.2012,
        08:01
        angga
        Untuk oncom ... Jangnlh berbncang seperti itu bung.. Smua manusia tdklah sempurna apakh anda sempurna dan tdk pernh keliru atau slh tdak toh.. Sebaiknya qta ambil hikmah dan pljaran dari pak dahlan.. Bukan untuk memojokkan dan membanggakan... From mobile
      6. 30.12.2012,
        07:36
        oncom
        Makanya pak Dahlan, jgn maling teriak maling. Anda dipanggil krn diminta ket ttg kasus dugaan korupsi di PLN, eh malah nyerang balik ttg kasus oknum pemeras bumn. Ketauan kan siapa yg maling teriak maling. Dan pny prinsip kl salah tggl minta maaf. Capek deh pencitraan teruss, krn mau nyalon yaa 2014 nanti. Kasiaan deh lo pak. Udah kebaca langkah lo. Menteri bumn woii. Urus sana 140lbh bumn. Bukan cm asal copot direksi aja trus masukin kroni2 lo. Tp jg perhatiin kinerja scara keseluruhan, bkn krn ada kepentingan.. Kl gak mampu mending blk jd wartawan aja kalee. From mobile
      7. 30.12.2012,
        07:08
        bayangan
        Saya dan(komentator yg lain tentunya) yg terseret ke kegelapan berita sehingga terjerumus kedalam fitnah,mohon maaf dr lubuk hati yg paling dalam
      8. 30.12.2012,
        06:41
        PENCARI KEBENARAN
        Untuk Pak Dahlan hal ini agar menjadi pelajaran, jangan terlalu percaya pada orang disekitar anda yang memberi informasi tanpa mengecek kembali. Yang saya herankan orang sekelas beliau yang seorang jurnalis kawakan kenapa bisa begitu ceroboh, ingat Pak Dahlan anda telah menzolimi orang yang tidak bersalah. Mudah-mudahan bukan karena mental dari ybs yang tadinya masih di Jatim sekarang menjadi Nasional, sehingga tidak kuat derajat?