Selasa, 25 November 2014 | 00:47:46
Home / Nasional / Humaniora / Hanya 35 Persen Honorer K2 jadi CPNS

Rabu, 09 Januari 2013 , 00:09:00

JAKARTA--Sebanyak 630 ribuan honorer kategori dua (K2) akan mengikuti tes CPNS yang diperkirakan dimulai awal semester kedua mendatang. Namun dari jumlah tersebut kuota yang disiapkan tidak lebih dari 35 persen. Sehingga separuh lebih honorer K2 hanya bisa gigit jari.

"Untuk pengangkatan tenaga honorer yang sudah masuk K2 hanya akan diangkat sekitar 30 hingga 35 persen saja. Itupun pengangkatannya akan melalui tes," kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (8/1).

Terbatasnya kuota tersebut, menurut dia, karena banyak yang non kategori. Misalnya, kategori yang dibutuhkan ada guru matematika tapi yang banyak guru bahasa Indonesia, atau yang dibutuhkan penyuluh adanya tenaga administrasi.

Dari 630 ribuan honorer K2, posisi teratas (80 persen) adalah guru, 10 persen tenaga medis, dan sisanya tenaga administrasi. Dari jumlah guru pun, terbanyak yang mengajar bahasa Indonesia sehingga non kategori. "Melihat performance honorer K2, sekitar 70 persen tidak akan lolos," ujarnya.

Mengenai data listing untuk uji publik K2, lanjut Tumpak, sudah ada pada seluruh Kantor Regional (Kanreg) BKN. Namun listing tersebut belum dibagikan ke unit pengelola kepegawaian daerah (BKD-red) sebelum ada regulasinya.

Ditanya soal nasih honorer K2 yang tidak lolos tes, dia mengatakan, akan diarahkan ke pegawai tidak tetap pemerintah (PTTP). Hanya saja, tidak semuanya bisa masuk PTTP, tapi khusus untuk honorer yang punya formasi.

Semisal, instansi A kekurangan tenaga guru bahasa Indonesia, honorer yang mengabdi di instansi tersebut masih bisa bekerja dengan status PTTP. Apabila instansi A tidak membutuhkan lagi, honorernya akan diberhentikan.

"Prinsipnya, tenaga honorer K2 yang direkrut baik CPNS maupun PTTP harus sesuai kebutuhan instansinya. Di samping tersedia jabatan maupun formasi bagi honorer bersangkutan," tandasnya. (esy/jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 08.02.2014,
        08:30
        wiji slameto
        mohon bapak yg ber wenang mengangkat tenaga honorer k2 yg udah lama mengabdikan diri ( 26 th )terus menerus mohon dgn sangat di perhatikan.
      2. 04.02.2014,
        20:45
        EFENDI SITIO
        kalau untuk guru honorer k2 diangkat aja semua karena mereka mengajar pasti pada sekolah yang kurang gurunya dan pasti mau ditempatkan dimana dia ngajar daripada pelamar umum belum tentu ditempatkan dipelosok, sebab k2 rata-rata ngajar di daerah pedalaman. kasihan anak didik nanti tidak ada gurunya.
      3. 24.01.2014,
        07:50
        dendy
        k2 di indonesia sebaiknya diangkat semuanya tapi gaji pakek daun kering aja, OK
      4. 08.01.2014,
        12:09
        idra wirman
        kpan pengumuman cpnz kat II di umum kan
      5. 02.01.2014,
        22:22
        Joni
        Kalau untuk formasi guru masih bisa ditolerir, tapi untuk Administrasi Umum , STOPP!! karena jumlahnya sudah overload kasihan APBD kita.
      6. 04.12.2013,
        23:16
        ajeng
        tolong k2 husus guru sd kab.sampang madura di angkat semua pak
      7. 04.12.2013,
        23:16
        ajeng
        tolong k2 husus guru sd kab.sampang madura di angkat semua pak
      8. 10.11.2013,
        12:50
        abankz
        PAK tolong stiap kpala daerah mngecek ulang msing2 instansi.. krna K2 umur TUA jga bnyak mmalsukan DATA. klw jujur K2 tidak mncpai 600rb..
      9. 08.11.2013,
        10:28
        ekabudiyana
        pak saya sdh tua soal yang diksh tdk sesuai dengan waktu wkt diselenggarakan tes dimulai pkl 9 selesai pkl 11 .15 soal 180 tolong pikirkan pak,ns
      10. 22.10.2013,
        19:55
        noviatul fitria
        saya sebagai gtt k2 merasa lebih lega,sebab disekolah saya termasuk guru kelas sejak 2004,andai tes k2 lolos ya alhamdullillah,pttp pun okey