Senin, 20 Mei 2013 | 10:23:26
Home / Nasional / Humaniora / Inilah 32 Daerah yang Data Honorernya Bermasalah

Selasa, 15 Januari 2013 , 23:55:00

JAKARTA--Sebanyak 8.371 honorer K1 yang tersebar di 32 daerah saat ini tengah diinvestigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Turunnya tim BPKP ke lapangan ini, lantaran banyaknya laporan yang masuk berkaitan dengan data tersebut.

"Hasil audit investigasi ke 32 daerah ini, akan dilaporkan BPKP kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Setelah itu akan ditetapkan formasinya oleh pak menteri untuk kemudian masuk ke tahap pemberkasan NIP," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno di kantornya, Selasa (15/1).

Dijelaskannya, hingga hari ini baru 52 ribu honorer K1 yang telah mendapatkan formasi. Sisanya 18.839 honorer sedang dalam tahap quality assurance, audit tujuan tertentu (ATT), dan verifikasi validasi tahap dua.

"Dari jumlah 18.839 orang itu, ada 8.371 orang yang sedang dicek ke lapangan terutama kebenaran dokumennya. Sebab banyak laporan yang mengatakan, data honorernya palsu artinya mereka bukan honorer yang dibayarkan dengan APBN/APBD," tuturnya.

Lantas bagaimana dengan honorer K1 lainnya? Menurut Eko, selain 8.371 orang, hanya diperiksa dokumennya saja dan tidak diaudit ke lapangan lagi.

Adapun ke-32 daerah yang diinvestigasi tersebut Kabupaten Nganjuk sebanyak 1.296 orang, Kab Jeneponto 280 orang, Kab Luwu Utara (71), Kota Bau-Bau (91), Provinsi Sulawesi Barat (65), Kab Aceh Besar (383), Kota Sabang (103), Kab Aceh Tamiang (77), Kab Aceh Tenggara (393) dan  Kab Aceh Singkil (203).

Selanjutnya, Kab Simeuleu (99), Kota Medan (251), Kota Kotamobagu (13), Kab Bolaang Mongondow (149), Provinsi Gorontalo (42), Kab Purworejo (336), Provinsi DKI Jakarta (162), Kab Tulang Bawang (81), Kab Ogan Komering Ulu (604), Provinsi Kalimantan Timur (70), Provinsi Papua (479), Kab Mimika (496), Provinsi Bali (31), Kab Manggarai Barat (232), Kab Rote Ndap (131), Provinsi Kepulauan Riau (181), Kab Toli-Toli (300), Kab Bekasi (278), Kota Bekasi (192), Kab Seram Bagian Timur (1.165), Kab Seram Bagian Barat (144), dan Kota Ambon (0).

"Kenapa Ambon diinvestigasi, karena dari pengaduan, di Ambon justru ada honorer K1 tapi di data malah tidak ada," ujarnya.

Mengenai konsekuensi dari hasil ATT ini, menurut Eko, bila datanya valid dan dinyatakan clear maka bisa diproses lanjut (pemberkasan NIP). Sebaliknya bila datanya tidak benar, maka honorer K1 di daerah bersangkutan dianulir atau dibatalkan menjadi CPNS. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 17.05.2013,
      00:35
      yedy dae panie
      bagaimana dgn kab. Rote ndao apa kesalahannya sehingga bermalah, tetapi jika masalahnya adalah tanggal terbitnya sk kan bukan kesalahan dari tenaga Honor tapi pemerintah. Dan bagaimana dengan tenaga honor yang sudah diangkat dengan sk yang tanggal terbitnya. From mobile
    2. 15.05.2013,
      09:59
      siadaris
      semakin lama semakin bermasalah
    3. 15.05.2013,
      09:59
      siadaris
      semakin lama semakin bermasalah
    4. 19.04.2013,
      10:05
      krisnawan katili
      bagaimana nasib k1 yang bermasalah sedangkan k2 telah diproses,,,, tolong jangan ambil masalah baru sebelum menuntaskan masalah sebelumnya
    5. 19.04.2013,
      08:43
      mamik s, s pd
      semakin lama diulur ulur justru semakin banyak kecurangan, buktinya yang honorer fiktif aja sekarang sudah banyak yg dapat nip,tp yg benar benar jujur malah diverifikasi berulang-ulang,dan tidak kelar-kelar. dimana ada keadilan ?
    6. 16.04.2013,
      09:13
      mr.zumri
      selagi kurang pengawasan,dan meneliti kesahan berkas yg asli maka selagi itu pula ditemukan kecuragan2, kasian yg benar2 hnr.
    7. 11.02.2013,
      08:27
      Yayan
      Yth JPNN Tolong Tanyakan Kepada Tim ATT Dan Quality Assurance Kenapa Kota Bekasi Tidak Diundang Honorer Disini Sangat Sengsara Dan Tersiksa.,Terus Kapan Pengumuman Tahap II Trima Kasih
    8. 06.02.2013,
      14:52
      Andrea
      Yang Merasa bukan TH K1 Kabupaten Rote Ndao ya akui saja, jangan paksakan diri untuk mau menjadi TH K1.sadar kalo anda Honor tahun 2007.ok
    9. 23.01.2013,
      10:13
      Honorer
      Banyak kecurangan yg trjadi di manggarai barat al:
      1. dalam satu sk ada yg tdk diangkat.
      2. Ada yg masuk honornya 2008 tapi pnya sk 2005
      3. ada yg sudah di penjara, tp masuk pdhal honor terputus
      4. ada yg sudah lolos pns. From mobile
    10. 19.01.2013,
      00:22
      joxx gulama
      kab.bolmong honda 149. Bnyak yg fiktif. Salah satunya banyak honda bekerja di daerah lain kok bisa lulus di kab.bolmong..dokumenx ia dpt dari mana ya,kok bisa tercatat sebgai honda di dua daerah yg berbeda ? From mobile
    11. 18.01.2013,
      14:55
      hendarwan widiyantoro
      DATA SAYA SUDAH LENGAKAP DARI BUKTI PEMBAYARAN SAMPAI DENGAN SPM ASLI JUGA ADA TETAPI KENAPA TIDAK LOLOS PADAHAL DI BKN RI DI NYATAKAN LOLOS .
    12. 16.01.2013,
      20:35
      sumo
      telusuri tuh pak yg curang, pejabat ngajuk tuh apa2 an, masa sebanyak itu titipannya... malu donk, kalo ketangkap basah...
    13. 16.01.2013,
      14:40
      farhan
      wuik...Pemkab Nganjuk??????.....klo segede itu...patut ditelusuri lebih jauh BKDnya..klo perlu Pusat turun langsung....masak K1 masih segitu??
    14. 16.01.2013,
      14:03
      zidan
      ko masih kurang 2070 orang lagi kemana ya? sy dah hitung dari 31 honor diatas, cuma 16.769 katanya 18.839. mungkin titipan yg 2070 pa ya..hehehe
    15. 16.01.2013,
      11:59
      buyung
      K1 yang bermaslah dikalimantan timur sebanyak 70kasus, tidak dijelaskan secara rinci/perkabupaten... jadi kita enggak ngerti jadinya...
    16. 16.01.2013,
      09:11
      azwarekosutrisnoannjjinngpenjillatanusborok
      udah katakan saja kapan jadwal penetapan formasi ke II amanat PP 56 harus tuntas 2012 kok pada buta sama tahun ya skrg udh 2013
    17. 16.01.2013,
      09:00
      Honorer
      Bagaimana dengan Nasib Honorer yg telah melaksanakan Verifikasi Ulang yg dilakukan BKN
    18. 16.01.2013,
      08:17
      bebe
      kami mohon, segera diselesaikan dengan penuh tanggungjawab. jangan ada dusta diantara kita.
    19. 16.01.2013,
      07:35
      galau
      yang dari kementerian pusat bagaiamana?
      kok tidak ada kabar?
    20. 16.01.2013,
      01:24
      @fan
      lantas kapan nih yg sisa nya akan d tetapkan nip nya?????tolong dong kita kasih kejelasan supaya kita tidak bingung.to. jppn trims..