Sabtu, 19 April 2014 | 01:42:38
Home / Nasional / Humaniora / BKN Sembunyikan Data Honorer K2

Senin, 04 Februari 2013 , 05:35:00

RELATED NEWS

JAKARTA - Pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS melalui tes tulis semakin dekat. Rencananya ujian tulis digelar Juni mendatang. Tetapi sampai sekarang, Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menyembunyikan data nama-nama tenaga honorer K2.
 
Kepala Biro Humas dan Protokol BKN Aris Windiyanto mengatakan, mereka sudah memiliki data nama-nama tenaga honorer K2 secara komplit. "Data ini sudah siap diluncurkan dalam tahap uji publik," kata dia.

Namun, untuk mengumumkan atau mengeluarkan data-data itu, Aris mengatakan menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Menurut Aris urusan penerimaan atau pengangkatan CPNS baru dari formasi tenaga honorer, menjadi tugas dari Kemen PAN-RB. Selain berwenang mengeluarkan izin uji publik, jajaran Kemen PAN-RB nantinya sekaligus mengeluarkan kuota CPNS baru yang akan diisi pelamar dari tenaga honorer K2.
 
Setelah izin atau keputusan dari Kemen PAN-RB keluar, Aris mengatakan BKN siap untuk melakukan uji publik nama-nama tenaga honorer K2 itu. Diperkirakan saat ini jumlah tenaga honorer K2 mencapai 600 ribu orang. Tetapi seluruhnya itu tidak akan diangkat semuanya menjadi CPNS dan pengangkatannya bertahap tahun ini dan 2014 nanti.
 
Seperti pada pengangkatan tenaga honorer kategori satu (K1) menjadi CPNS beberapa waktu lalu, dalam masa uji publik data tenaga honorer K2 pemerintah juga membuka masukan dari masyarakat. BKN tetap berharap jika ada masyarakat yang mengetahui ada kejanggalan pada nama-nama tenaga honorer K2 untuk segera melaporkannya.
 
Untuk urusan pengangkatan CPNS dari formasi tenaga honorer K1 dan K2, pemerintah pusat memilih ribet di muka dulu dengan sejumlah verifikasi. Upaya ini diambil untuk mengantisipasi ada gugatan ketika yang bersangkutan telah ditetapkan menjadi CPNS dan sudah mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP).
 
Jika laporan kejanggalan cukup besar, proses verifikasi data tenaga honorer K2 tidak berhenti pada uji publik saja. Tetapi juga melalui sejumlah verifikasi lainnya.

Setelah data itu benar-benar clear, tenaga honorer K2 yang bersangkutan baru berhak mengikuti ujian tulis untuk menjadi CPNS. Dalam ujian tulis ini, hampir bisa dipastikan mereka akan saling beradu dengan sesama tenaga honorer K2. (wan)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 06.04.2014,
        16:03
        check this out now
        tHPH8k I am so grateful for your blog article.Much thanks again. Much obliged. From mobile
      2. 26.03.2014,
        16:10
        nice seo guys
        Vegogx A round of applause for your blog post.Much thanks again. Awesome. From mobile
      3. 26.03.2014,
        00:21
        stunning service
        U7zvBr I appreciate you sharing this blog post.Really looking forward to read more. Really Great. From mobile
      4. 22.02.2014,
        23:54
        k2
        pa mentri telah membohongi k2 kt'y yg lulus diproritaskan kelahiran 1982,atw usia 32 ke atas, mana janjimu?malah yg lulus kelhiran 1985
      5. 20.02.2014,
        16:37
        Sudi
        Asalamualaikum Tolong Bpk dan Ibu Dikirim data K2 untuk Kabupaten Mamasa Provinsi Sulbar
      6. 27.01.2014,
        09:05
        sopi anshor
        Asalam mualaikum.tolong bpk/ ibu kirimkan dan tampilkan hasil cpns honoler k 2 untuk daerah kab garut
      7. 11.01.2014,
        22:14
        fhanie nur rizal
        banyak yang fiktip diantaranya,bagusnya ada tim khusus untuk pengecekan ke setiap instansi khususnya disdik sekolah dasar jikalau ada permainan.
      8. 08.01.2014,
        20:18
        sumi
        sebenarnya pemerintah tuh harus jeli masak honorer k2 yang di persulit padahal k1 tuh banyak yang siluman
      9. 03.01.2014,
        16:16
        syarifuddin junaid, S.Hi
        jadikanlah k2 sama k1 tmt2005 krn k2 lebih berperang bahkan ada yang mulai 1991 pengabdian tdk masuk k1 seprti saya sendiri mulai masa kerja 1993 kok masuknya k2
        From mobile
      10. 30.12.2013,
        01:21
        syarifuddin junaid, S.Hi
        yabg sdh tua bisa didahulukan epngangkatannya krn masa jabatan yang di sandangnya 60 tahun jika guru struktural 56 tahun yang kelahiran 61 s/d72