Sabtu, 20 Desember 2014 | 04:00:18
Home / Pendidikan / Pendidikan / Karikatur Mendikbud Paling Diminati Murid SD

Sabtu, 09 Februari 2013 , 11:11:00

SERIUS - Murid SD Negeri I Kuppi, Kota Bitung serius mengamati karikatur Mendikbud, M Nuh di stand JPNN di pameran Hari Peringatan Pers (HPN) di Kota Manado, Sulawesi Utara. Foto: ARWAN MANNAUNGENG/JPNN
SERIUS - Murid SD Negeri I Kuppi, Kota Bitung serius mengamati karikatur Mendikbud, M Nuh di stand JPNN di pameran Hari Peringatan Pers (HPN) di Kota Manado, Sulawesi Utara. Foto: ARWAN MANNAUNGENG/JPNN
MANADO - Pameran yang digelar di Manado Town Square (Mantos), Kota Manado, Sulawesi Utara sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN), Sabtu (9/2) turut diramaikan murid Sekolah Dasar (SD). Sebagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler, murid-murid ini berdatangan yang didampingi oleh gurunya.

"Kesempatan ini sangat langka. Makanya, untuk kegiatan ektrakurikuler, kami mengajak murid kami untuk mendapatkan informasi mengenai dunia wartawan," kata Yusni Adam, guru kelas VI SD Negeri I Kuppi  Kota Bitung di sela-sela kunjungannya ke pameran, Sabtu (9/2).

Jawa Pos National Network (JPNN) yang juga turut menyemarakkan acara HPN ini tak luput dari kunjungan Yusni bersama anak didiknya. Stand JPNN yang berdekatan dengan Manado Post memberikan daya tarik tersendiri.

10 karikatur hasil karya Ifoed kartunis Indopos (JPNN Group) yang dipamerkan menyita perhatian murid. Namun, yang paling disukai adalah karikatur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muh Nuh bersama dengan Ketua Mahkamah Konsitusi Mahfud MD.

Sambil mengambil pena, murid berseragam putih merah ini menulis pengamatannya. "Jadi setiap murid harus menuliskan apa yang diamatainya. Di kelas, kami akan bahas sama-sama sesuai dengan pengamatan yang dicatatnya," lanjut Yusni.

Karikatur yang pernah dimuat di Indopos ini menggambarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Pasal 50 ayat 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang menjadi dasar pembentukan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Artinya keberadaan RSBI dan SBI dihapuskan dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Syarifah Dopong yang juga guru kelas V SD N I Kuppi mengatakan selain menjadikan pameran ini untuk belajar, para muridnya juga diajak lebih santai. "Kami berharap dari kegiatan ini, anak-anak bisa mengetahui sejarah pers. Tadi juga kami mengunjung stand Kementerian Komunikasi dan Informasi," katanya. (awa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 16.05.2014,
          10:15
          nice seo guys
          G3TgLc Im thankful for the blog.Really looking forward to read more. Cool. From mobile
        2. 24.04.2014,
          19:08
          seo for cheap
          rmRHt0 Major thankies for the post. Keep writing. From mobile
        3. 26.03.2014,
          05:18
          check this out now
          tYZGSY Say, you got a nice blog article.Really looking forward to read more. Want more. From mobile
        4. 07.04.2013,
          03:25
          nOzVJLfhhtEdDPEmG
          aClmxn <a href='hxxp://rulheccwyncd .com/'>rulheccwyncd< ;/a>, [url=hxxp://fjoffprwpiyo.com/] fjoffprwpiyo[/url], [link=hxxp://brzazzzjxwlz.com/ ]brzazzzjxwlz[/link], hxxp://uzfvtrvxlrtb.com/ From mobile
        5. 09.02.2013,
          11:24
          Dicky
          memang kegiatan seperti ini harus terus digalakkan sebagai sarana pembelajaran anak - anak usia dini

        此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

        获取 Adobe Flash Player