Senin, 24 November 2014 | 05:17:23
Home / Politik / Pilkada / Sengketa Hasil Pilkada Papua Mulai Disidangkan MK

Selasa, 26 Februari 2013 , 00:29:00

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat memimpin sidang sengketa hasil Pemilukada Papua di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (25/2).

Foto: Ade Sinuadji/JPNN
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat memimpin sidang sengketa hasil Pemilukada Papua di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (25/2). Foto: Ade Sinuadji/JPNN
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) Senin (25/2) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pemilukada Papua 2013.  Pada sidang perdana itu, empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua meminta Mahkamah Konstitusi (MK) agar membatalkan hasil rekapitulasi suara Pemilukada Papua yang dimenangi pasangan nomor urut tiga, Lukas Enembe-Klemen Tinal.

Para penggugat menganggap kemenangan Lukas Enembe-Klemen Tinal pada Pemilukada Papua yang digelar pada 13 Februari 2013 lalu,  sarat dengan kecurangan. Para penggugat menganggap proses Pemilukada di provinsi paling timur Indonesia itu penuh dengan pelanggaran yang terstruktur, masif dan sistematis.

"Kami secara umum menyoroti terkait manipulasi terhadap daftar pemilih tetap (DPT) yang dilakukan oleh pihak termohon (KPUD Provinsi) dengan pihak terkait (pemenang)," ujar Misbahuddin Gasman yang menjadi kuasa hukum pasangan nomer urut 6 yakni Habel Melkias-Yop Kogoyo, dalam sidang perdana, di MK, Jakarta Pusat, Senin (25/2).

Gasman menegaskan, KPU Papua dan pihak terkait telah memanipulasi Daftar pemilih Tetap (DPT) untuk kepentingan pihak tertentu. Manipulasi DPT itu salah satunya terjadi di Kabupaten Jayawijaya. Dari 155 ribu pemilih, sebut Gasman, terjadi penambahan dalam DPT sekitar 250 persen, menjadi 275 ribu suara.  "Artinya apa, dari penambahan DPT ini sengaja di-setting untuk memenangkan salah satu pihak terkait," tuturnya.

Untuk itu Gasman meminta MK menyatakan hasil rekapitulasi suara Pemilukada Papua yang dilakukan KPU Papua tidak sah sehingga harus dibatalkan.  "Agar mahkamah memerintahkan kepada KPU Provinsi Papua untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang di seluruh kabupaten di Papua dalam Pemilukada tahun 2013," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan tim kuasa pasangan nomer urut dua, yakni MR Kambu-Blasius Pakage. Mereka menilai banyak pemilih yang tidak tahu tata cara menggunakan hak pilih. Bahkan beberapa di antara pemilih sengaja diarahkan untuk memilih salah satu calon kandidat.

Setelah mendengar pemaparan tim pemohon, majelis hakim MK yang dipimpin Mahfud MD mempersilahkan KPU selaku termohon untuk memberikan penjelasan. Namun KPU Papua meminta waktu untuk menanggapi gugatan para pemohon.

Pada persidangan itu, MK juga meminta para pemohon melengkapi berkas permohonan.  "Beberapa berkas ada yang belum ditandatangani dan sidang kedua harus lebih lengkap lagi. Sidang ini akan dilanjutkan pada Rabu mendatang (27/2) untuk mendengar jawaban termohon dan pembuktian. Semua bukti harus sistematis dan masuk akal, tidak perlu ke MK berpuluh-puluh orang kalau gugatannya sama, yang penting ada bukti yang valid," tutup Mahfud sembari mengetok palu.

Untuk diketahui dalam pemilukada provinsi Papua diikuti oleh enam pasangan calon. Total suara sah dari 28 kabupaten/kota di Papua mencapai 2.713.465 suara.

Dari jumlah itu, pasangan nomor urut satu, Noahk Nawipa-Yohanes Wop  mendapat   178.830 suara (8 persen). Selanjutnya pasangan nomor dua, MR Kambu-Blasius Pakage  mendapat 301.349 (13 persen).

Sedangkan pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal yangdinobatkan menjadi pememang mengantongi 1.199.657 (52 persen). Selanjutnya ada Welington Wenda-Wenan Watori  sengan 153.453 suara (7 persen).

Sementara pasangan Alex Hasegem-Marten Kayoi  mendapat 72.120 suara (3 persen) dan pasangan Habel Melkias Suawe-Yop Kogoya meraih 415.382 suara (18 persen).(chi/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        07:15
        cheap seo services
        gCgCN9 Enjoyed every bit of your article.Thanks Again. Fantastic. From mobile
      2. 12.03.2013,
        04:52
        Jon Petrus Elwuar
        Ya udalah mereka dua juga kan orang papua jadi berikan kesempatan untuk memimpin papua dan kita selaku anak negeri harus menerima hasil yang ada
      3. 10.03.2013,
        07:36
        IKATAN PELAJAR MAHASISWA PAPUA (IPMAPA) SE-JAYA DAN BALI
        Kami keluarga besar ikatan pelajar dan mahasiswa Se-Jawa dan Bali sangat tidak Setuju dengan pasangan nomor urut 3 (Tiga) Lukas Enembi dan Klemen Tinal memimpin Papua, karena mereka ini belum dewasa dalam pemerintahan dan kepemimpinan sehingga tidak mampu kendalikan papua dalam hal ini Situasi keamanan papua dan buktinya Puncak Jaya saja tidak mampu tangani persoalan apa lagi mau tangani Papua besar ini? jangan mimpi siang bolong karena firman Tuhan Bilang ' Hal-hal kecil bisa di urus dan di lakukan berarti yang besaritu bisa begitu' jadi Pak LUKMEN harus kembali ke Habitat masing-masing untuk belajar dan penuhi segala keterbatasan itu, supaya jangan memalukan harga diri dan nama baik 'Peole Of Hiland' atau orang pengunungan.
      4. 05.03.2013,
        21:23
        Yohanis.Mamori
        Kalau kita sebagai orang Papua agar dapat memahami Ras Melanesa,mari jangan kita harus mau menjatuhkan Figur yg lain tetapi ingat bahwa Pasangan BPK LUKMEN adalah orang yang tepat untuk memimpin Papua maka jangan kita ingin mengkritisi Figur yg lain. Kalau kita memahami Ras Melanesa mari kita bergandengan tanggan untuk mendukung BPK LUKMEN, memimpina Papua karena sudah saat BPK kita Anak Kote LUKMEN adik Mamori Timika dukung dan Doa selalu untk tetap menang dalam dalam keputusan Mahkamah Konstitusi. From mobile
      5. 05.03.2013,
        18:57
        yucho lemba pisugi
        kaka LUKMEN layak memimpin papua,kenapa pasangan orang gunung selalu diinjak...inilah saat dan waktunya anak gunung memimpin papua yang tercinta.
      6. 05.03.2013,
        16:54
        Jojo
        Kemenngn LUKMEN adlh pilihan perangkat Pemilukada(KPU/ Panwaslu)
      7. 05.03.2013,
        16:54
        Jojo
        Kemenngn LUKMEN adlh pilihan perangkat Pemilukada(KPU/ Panwaslu)
      8. 05.03.2013,
        16:54
        Jojo
        Kemenngn LUKMEN adlh pilihan perangkat Pemilukada(KPU/ Panwaslu)
      9. 05.03.2013,
        08:48
        pinus yali
        KEMENANGAN MUTLAK DUA KANDIDAT PUTRA PUTRA TERBAIK PAPUA ITU ADALAH KEMENANGAN DENGAN PROSEDUR YANG DITETAPKAN OLEH UNDANG-UNDANG.GO NO.03 lukmen
      10. 04.03.2013,
        23:14
        Eiron
        okto anda sejak kapan menjadi orng pemimpin, masih nol saja baru komentar orang saja nomor satu,lain kali tdk blh begitu y?