Kamis, 17 April 2014 | 14:27:33
Home / Nasional / Humaniora / Gaji PNS Golongan IIIa Minimal Rp 5 Juta

Selasa, 19 Maret 2013 , 15:52:00

RELATED NEWS

JAKARTA -- Sebanyak 56 kementerian/lembaga (K/L) telah menerima tunjangan kinerja atau remunerasi. Pemberian remunerasi tersebut sebagai reward dari pelaksanaan reformasi birokrasi oleh ke-56 instansi tersebut.

“Sampai saat ini sudah 56 instansi yang mendapatkan tunjangan kinerja. Namun besarannya masih sekitar 40 – 50 persen dari pagu yang ditetapkan,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar dalam keterangan persnya, Selasa (19/3).

Pemberian tunjangan kinerja merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan PNS. Di samping kenaikan gaji yang menyesuaikan inflasi, juga melalui perbaikan struktur penggajian.

Seorang pegawai golongan IIIA berada di grade (peringkat) delapan, mendapat tunjangan sekitar Rp 2,5 juta, ditambah gaji pokok dan tunjangan lain, penghasilannya tidak kurang dari Rp 5 juta. “Saat ini pegawai yang grade di bawah delapan sangat sedikit, karena PNS umumnya lulusan sarjana S1,” ujarnya.

Sedangkan grade tertinggi, yakni pejabat eselon I mendapat tunjangan Rp 19 juta lebih. Ditambah dengan tunjangan lain, penghasilannya tidak kurang dari Rp 30 juta sebulan.

Diakuinya pemberian tunjangan tahap pertama itu belum mencerminkan kinerja PNS, tetapi lebih diarahkan agar PNS membawa pulang penghasilan yang sah. Pasalnya, selama ini PNS yang gajinya kecil tetapi kenyataannya mendapatkan penghasilan tambahan dari berbagai honor. “Dengan tunjangan kinerja sebesar itu, kini berbagai honor yang tidak jelas dihilangkan,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, setiap K/L juga harus melakukan efisiensi anggaran. Kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting dan kurang relevan dengan instansi dipangkas, seminar-seminar atau konsinyasi, serta perjalanan dinas dikurangi. Dari efisiensi itu digunakan untuk membayar tunjangan kinerja pegawai, sehingga tidak menimbulkan pembengkakan APBN. (esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 11.04.2014,
        20:51
        sangomang tatas
        kami yang berada didesa tidak lagi punya harapan dan berharap untuk menjadi guru bersetifikasi untuk mendapatkan tunjangan dua kali lipat gaji pokok karena umur kami dibawah 50 tahun,masa kerja dibawah 20 tahun,golongan 3 dan tidak s1,jangankan biaya untuk kuliah,untuk makan sehari hari aja tidak cukup karena gaji cuma tinggal separoh,separonya sudah tergadai dibank untuk keperluan biaya anak anak sekolah ,................dll. untuk menambah penghasilan terpaksalah kami harus berkerja keras menacari pekerjaan......sampai kapankah nasib kami bisa berubah...?????????
        From mobile
      2. 06.04.2014,
        14:49
        best money here
        VRnPhw I appreciate you sharing this article post.Really looking forward to read more. Cool. From mobile
      3. 17.03.2014,
        23:28
        ina enoh
        di gembar gemborkan bikin cemburu masy aja...bisa balap sama harga2 di pasar. emangnya kapan mulai dibayarkan boss ?
      4. 28.02.2014,
        09:38
        Mustakim
        Kesejahteraan pegawai memang perlu ditingkatkan namun jangan lupa bahwa peagawai di indonesia bulan hanya golongan III tetapi ada golongan I,II
      5. 26.01.2014,
        21:05
        sibeng
        wajar klo PNS pusat diberi gaji tinggi, tanggung jawabnya skala nasional dan pada saat tes jg bersaing secara nasional.. knp ketika bicara uang, semua jd lupa proses kalian jd PNS seperti apa, klo mau gaji besar harus belajar keras, cari ilmu yg keras uk lolos jd PNS pusat yg persaingannya jauh lebih ketat dibanding daerah.. dan di pusat anda harus siap ditempatkan di daerah mana saja.. jd yg merasa PNS di daerah tolong berpikir logis sedikit..bagaimana jalan kita jadi PNS, bgmana perjuangan kita jadi PNS di pusat. butuh perjuangan dan kerja keras, meninggalkan kampung demi merubah nasib. From mobile
      6. 04.12.2013,
        01:06
        BinBun
        ga bisa sama...bisa gaji pns pusat lebih baik (bagusnya reformasi K/L), atau pnsd lebih besar dg bgusnya pengelolaan keuangan daerah oleh pemprov
      7. 02.12.2013,
        15:19
        ali murtadho
        bersyukur lah yang jadi PNS masih banyak yang nasibnya di bawah sudara..masih banyak buruh yang gajinya dibawah UMR masih banyak honorer yang gajinya dibawah 500 rb sebulan tapi kerjanya sama... From mobile
      8. 25.11.2013,
        11:57
        Wahyu Muryanti
        tunjangan sertifikasi, remunerasi...kayanya blm berpengaruh banyak terhadap kinerja pns...saya pns yg tidak dapat remunerasi/sertifikasi,alhdllh .
      9. 23.11.2013,
        15:10
        Tanya Kenapa
        Klo masih protes dg penghasilan yg diterima coba tanya kembali ke diri masing2 kenapa memilih PNS sebagai profesi? expect less do more
      10. 21.11.2013,
        19:53
        sodik
        Pnsd kerjanya nyanta banget From mobile