Senin, 22 Desember 2014 | 09:44:50
Home / Politik / Parpol / SMS SBY Bocor, Marzuki Tak Merasa Dipojokkan

Rabu, 27 Maret 2013 , 19:19:00

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie menilai persoalan pesan singkat antara dirinya dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak perlu terus dibahas. Pasalnya, komunikasinya dengan SBY lewat SMS itu merupakan urusan internal partai berlambang segitiga mercy itu.

"Tidak perlu dibahas. Urusan dapur sendiri," ujar Marzuki saat dihubungi JPNN, Rabu (27/3).

Marzuki juga menepis anggapan bahwa pesan singkat yang beredar di kalangan wartawan itu sengaja dibocorkan untuk untuk menjelek-jelekkan nama bekas Sekjen PD itu sekaligus membuat kisruh menjelang Kongres Luar Biasa (KLB) PD di Bali. "Saya yakin tidak demikian," ucap dia.

Pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut menambahkan, dirinya sudah sering melakukan komunikasi dengan SBY melalui pesan singkat. "Ya sering berkomunikasi sejak pertama masuk PD," tandasnya.

Seperti diketahui, seiring pelaksanaan KLB, beredar pesan singkat yang disebut-sebut dari SBY. Isi pesan singkat itu mempersoalkan manuver Marzuki yang dianggap mengincar kursi ketua umum untuk menggantikan Anas Urbaningrum.

Dalam pesan singkat yang juga beredar di kalangan wartawan itu, SBY seolah menempatkan Marzuki telah mengingkari kesepakatan tentang KLB PD. Manuver Marzuki yang dipersoalkan adalah pertemuannya dengan jajaran pengurus DPD dan DPC PD.

Bahkan dalam pesan singkat itu terungkap rasa kecewa SBY terhadap Marzuki. SMS dari SBY itu ditujukan langsung ke Marzuki selaku Wakil Ketua Dewan Pembina, dengan tembusan para anggota Majelis Tinggi PD, para menteri dari PD dan para Ketua DPD PD.

Marzuki pun tak tinggal diam dengan pesan singkat yang dikirimkan SBY kepadanya. Ia bertindak responsif dengan membalas pesan orang nomor satu di pemerintahan tersebut. (gil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 31.03.2013,
          20:42
          SAUDARA ANAS
          LANJUTKAN LANJUTKAN KORUPSINYA ............!!!!!!!!!!!
        2. 30.03.2013,
          19:02
          yuni
          udah pak marzuki keluar aja dari demokrat...entar ketularan bobrok lho....
        3. 30.03.2013,
          06:14
          mujiarto
          kita semua sama manusia, setinggi-tinggi pangkat jabatan kekayaan itu semua diluar fisik manusia, didalam diri manusia tetap sama manusia
        4. 30.03.2013,
          03:25
          WAKHYU
          SUDAH SEMAKIN TUA MAKIN ANGKARA MURKA
        5. 30.03.2013,
          03:12
          WAKHYU
          ALLOHUMA GHFIRLI ROBBI GHFIRLI SEBENTAR DIKIT LAGI PADA MATI
        6. 29.03.2013,
          21:56
          krishartono
          nafsu kekuasaan saja dan mencari uang
        7. 29.03.2013,
          10:13
          hamba Allah
          saya melihat di PD, Marzuki Ali adalah tokoh utama (kalau bukan satu-satunya) yg jujur
        8. 28.03.2013,
          16:42
          Mboknyai
          Lah kelakuan politisi memang gitu, suka meramaikan dirinya sendiri.
        9. 28.03.2013,
          15:53
          wargarakyat
          sudah ketua majelis tinggi, ketua dewan pembina sudah ri 1 sbentar lg mau jd ketua umum pla,sesuai dengan iklannya katakan tidak,tidaktakutkaliy
        10. 28.03.2013,
          08:53
          ariyu
          sms sekedar koordinasisaja diributkan oleh media. wajar sebagai kawanbin, SBY ingin mengarahkan KLB.