Selasa, 30 September 2014 | 20:53:52
Home / Nasional / Humaniora / BKN Adakan Uji Publik Honorer K-2

Kamis, 28 Maret 2013 , 06:45:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai 27 Maret hingga 16 April melangsungkan uji publik terhadap tenaga honorer kategori dua (K-2). Tenaga honorer K-2 adalah pegawai yang terdaftar, tapi pendapatannya tidak dari APBN/APBD. Karena itu, sejumlah instansi pusat dan daerah yang memiliki tenaga K-2 harus segera mengumumkan nama-nama tenaga honorer melalui website atau media komunikasi lainnya.

’’Dengan demikian, masyarakat dapat memberikan respons terhadap daftar tenaga honorer K-2 yang ada. Hal ini sesuai dengan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) No B/751/M.PAN-RB/03/2013 tertanggal 18 Maret 2013,” jelas Direktur Pengelolaan Jaringan dan Informasi (Lanjafor) Budi Hartono di Jakarta, Rabu (27/3).

Dalam mengumumkan listing K-2 itu, para pejabat pembina kepegawaian (PPK), baik pusat maupun daerah, harus mencantumkan persyaratan tenaga honorer sesuai PP No 48/2005 jo PP No 43/2007 dan Surat Edaran Menteri PAN dan RB No 05/2010. Setelah diumumkan, PPK akan melakukan penelitian dan pemeriksaan apabila ada sanggahan, pengaduan, atau keberatan atas tenaga honorer yang bersangkutan.

”Hasil pemeriksaan dan tanggapan atas pengaduan itu disampaikan paling lambat 45 hari sejak pengumuman dan menyampaikan hasilnya kepada kepala BKN,” papar Budi.

Hingga kini, setidaknya tercatat 59.640 tenaga honorer K-2 di 29 instansi pusat. Terkait dengan hal itu, pihaknya berharap masyarakat ikut aktif dalam uji publik tersebut. Sebab, pelaksanaan tes bagi tenaga honorer K-2 akan dilaksanakan sekitar Juni atau Juli tahun ini. Ujian tersebut hanya dapat diikuti mereka yang memiliki nomor register yang berlaku sebagai nomor tes peserta. ”Berbagai lapisan masyarakat hendaknya memanfaatkan secara baik uji publik ini. Antara lain dengan mengajukan sanggahan ataupun keberatan yang disertai bukti kuat,” lanjutnya.

Kasubdit Sistem Integrasi Aplikasi Kepegawaian Jusak S.T. Malau mengatakan, instansi pemerintah yang memiliki tenaga honorer perlu menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan besar antara honorer K-1 (pendapatannya dibebankan APBN/APBD) dan tenaga honorer K-2. Perbedaan keduanya hanya dari aspek pembayaran gaji. ”Gaji tenaga honorer K-1 berasal dari APBN/APBD, sedangkan gaji tenaga honorer K-2 berasal dari non-APBN/APBD,” jelas Malau.

Di samping itu, penyelesaian tenaga honorer kategori 2 tidak terlepas dari tenaga honorer kategori 1. Sebab, tenaga honorer kategori 1 yang tidak memenuhi kriteria karena pembayaran gajinya berasal dari non-APBN/APBD akan otomatis tercatat menjadi tenaga honorer kategori 2. ”Jadi, tidak berbeda jauh,” imbuh dia. (ken/c6/oki)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        02:18
        good backlinks
        8DrgT9 Wow, great blog article. Great. From mobile
      2. 10.05.2013,
        14:33
        ANDI NURMALA
        assalamualaikum wr.wb.besar harapan kami agar menjadi perhatian pemerintah untuk tetap memperhatikan nasib honorer yang namanya tidak tercantum pada pengumuman uji publik namun berhak mendapat nomor register karene telah melakukan pemberkasan ulang.terimahkasih
      3. 01.05.2013,
        21:58
        munzir
        Asslmkm wr wb
        Kepada Yth
        Bapak kepala BKD aceh utara
        Di-
        LHOK SEUMAWE

        Dengan hormat
        pak gmn kalau no register k2 di input lewat internet pak
      4. 18.04.2013,
        22:37
        Putra dari pemkab palas
        Aku heran,aku heran di NKRI ini mereka yg kategori2 di test sistim cAT,Smntra sekdes,kategori 1 tdk di test lngsung mnjadi pns.knapa di beda bedakan mahluk bangsa ini wahai PEMERINTAH ? Apakah mereka ktgori2 itu pendatang haram di negeri ini wahai PEMERINTAH ? Aku heran,aku heran kita di NKRI ini selalu ada pembedaan dgn dalih yg memencilkan. From mobile
      5. 18.04.2013,
        22:02
        Kab padang lawas,sumut
        Nama listing ter sebut sdh aman,akn tetapi uji publik tu cari uang di tempat sdh ber gentayangan agen2 cpns di pemkab palas rata2 50 juta/org...tunjuk kan wajahmu wahai agen cpns,wahai mapia cpns.itu semua yg memberi dan menerima akan saya tuntut kalian dan saya tuntun kepenjara .hati2 kalian dlm bursa cpns kali ini... From mobile
      6. 18.04.2013,
        21:47
        NANIK
        Lalu bgmana nasib kami yg tdk msk d uji publik ,pdahal kami sama2 berjuang dan smpai skarang msh aktif ngjar???Apa kami hrs berhenti smpai d sini
      7. 17.04.2013,
        21:49
        sriwahyuni
        Yg diminta 1januari 2005,sedangkan saya 02 april 2002,kok nama saya tdk lulus di uji publik,pdhl sebelumnya nama saya ada diurutan ke 165,kata bkd kesalahan pengisian formulir ijazah,kan semua ijazah kami lampirkan,teliti dong dlm bekerja,ini menyangkut masa depan orang.. From mobile
      8. 17.04.2013,
        19:19
        marzuki dikendari
        pak bagaimana ini anggotaku dikendari apakah lolos semua atau tidak tetapi sy akan menuju kesana pada hari senin depan
      9. 16.04.2013,
        21:43
        minarti tampubolon
        trimakasih Tuhan.moga smua honorer k2 lls.krna dh ckp lm mengabdi,wlaupn gt banyak tantangan dan cobaan yang dihadapi,baik dr dlm maupn dri.
      10. 15.04.2013,
        21:54
        seila
        mohon toleransi terhadap honorer yg lulus kategori II tetapi tdk dpt mengajar dikarnakan jam mengajarnya habis diambil guru tetap.