Rabu, 01 Oktober 2014 | 11:04:31
Home / Berita Daerah / NTB / Honorer K2 Diumumkan, BKD Bakal Uji Publik

Sabtu, 30 Maret 2013 , 04:26:00

BERITA TERKAIT

MATARAM – Daftar nama para tenaga honorer yang masuk kategori dua (K2) lingkup Pemkot Mataram, Nusa Tenggara Barat akhirnya diumumkan, Kamis (28/3). Sejak pagi, para honorer K2 sudah memadati papan pengumuman yang ditempel di areal parkir kantor wali kota untuk melihat nama meraka.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mataram Hj Evi Ganevia, menerangkan, sekitar 1.250 honorer K2 dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tes CPNS pertengahan tahun ini. Sebagian besar mereka terdiri dari tenaga administrasi yang tersebar di semua unit pemerintahan Kota Mataram, selain itu juga terdapat tenaga pendidik, dan tenaga medis. Mereka yang sudah keluar namanya sudah memenuhi persyaratan honorer K2.

“Paling banyak mereka adalah tenaga administrasi pemerintahan, disusul guru dan medis,” kata Evi seperti dilansir Lombok Pos (JPNN Group), Jumat (29/3).

Meski sudah diumumkan, namun pihak BKD Kota Mataram masih akan melakukan uji publik selama 21 hari ke depan, guna memberikan kesempatan bagi mereka yang merasa sudah mengabdi, namun namanya tidak tercantum di dalam honorer K2. Karena bisa saja dalam pengumuman mereka tidak keluar namanya, sebab ada kesalahan cetak, tidak memenuhi syarat dan sebagainya.   

“Silahkan kalau ada pegawai yang merasa dirugikan untuk datang ke BKD. Artinya kalau dia merasa dirinya sebagai honorer K2 tapi namanya tidak masuk di sana silahkan ke BKD,” katanya.

Setelah mendapat laporan pengaduan dari mereka yang keberatan, pihak BKD akan membuatkan laporannya, dan menyerahkan kepada pemerintah pusat untuk diproses. Jika memang mereka memenuhi syarat, tentu akan dipertimbangkan untuk masuk dalam honorer K2. “Kita akan buatkan laporannya nanti, itu yang kita kirim lagi,” jelasnya.

Evi menegaskan, dalam pengajuan nama-nama para honorer K2 tersebut, tidak ada istilah titipan anak pejabat, seperti yang selama ini santer terdengar. Masing-masing SKPD bertangung jawab penuh terhadap orang yang diajukan dalam honorer K2 tersebut. BKD hanya bertugas menerima dan mengajukan ke pemerintah pusat, nama-nama yang diserahkan oleh masing-masing SKPD. Mereka yang masuk K2 adalah yang sudah memenuhi persyaratan, diantaranya lama mengabdi di atas tahun 2005 dan sabagainya. “Tidak ada yang namanya titipan, tidak ada itu. Selama dia memenuhi syarat pasti kita ajukan,” katanya. (cr-ili)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 04.02.2014,
        15:38
        ZURIATI
        sama aja KKN smua, klo mw adil yang paling lama ngabdi aja di ambil,
      2. 04.02.2014,
        15:38
        ZURIATI
        sama aja KKN smua, klo mw adil yang paling lama ngabdi aja di ambil,
      3. 23.04.2013,
        21:13
        .........r
        Data YG HONOR SDH ADA SEJAK MULAI HONOR, TPI KNAPA TDK DIDOKUMENTASIKAN SAJA OLEH PUSAT, JADI TDK ADA SK2 SILUMAN YG 1 TH HONOR TAU2 MASUK K2
      4. 20.04.2013,
        09:24
        ifan
        alangkah baiknya pengangkatan tenaga honorer di liat dari masa kerja biar ga ada kecemburuan sesama honorer
      5. 08.04.2013,
        21:09
        lalu sofyan
        kalo emang mau jujur, gak rbet kaya gini, emang KKN di piara,dipupuk jadiiiiiiii pastii ngembanglah?
      6. 05.04.2013,
        08:07
        Ucep Iman
        Tenaga Honorer yang memiliki SK dengan TMT per sebelum dan/Atau Januari 2005 seharusnya sudah di angkat menjadi PNS pada saat pendataan sebelumnya (2007/2008), kalaupun ada mungkin jumlahnya tidak akan banyak. Yang terjadi saat ini banyak Tenaga Honorer yang memiliki SK dengan TMT Tahun 2004, itu menjadi '?' besar. Hal ini sangat merugikan bagi tenaga honorer yang benar-benar telah mengabdi setelah januari 2005. yang masa kerja real nya lebih dari 7 tahun. sedangkan yang di anggap memenuhi syarat K2 adala 'Oknum Tenaga Honorer' yang katakanlah baru bekerja sebagai tenaga honorer tahun 2007/2008 tetapi memiliki SK 'Siluman' dengan TMT 2004. bagi yang merasa sebagai pemilik 'SK Siluman', coba anda fikirkan bahwa hasil dari 'SK Siluman' itu akan terus mengalir setiap bulan (setiap anda menerima gaji), artinya gaji yang anda dapatkan nantinya juga adalah 'GAJI SILUMAN'
      7. 04.04.2013,
        22:28
        fahri rahman (bahri rahman)dinas kersihan mataram
        kenapa nama saya tidak keluar dmana masa pengabdian saya cukup lama (8th) mhon dpertimbangkan
      8. 02.04.2013,
        22:10
        masyarakat
        kepada kepala BKD kep sula tlong d umumkan nma2 k2 lwt internet mhon d perhatikan jngan main nepotisme
      9. 02.04.2013,
        20:51
        Massa dari padang lawas
        Nama2 yg honorer sudah di pajang di papan impormasi,di uji oleh publik,sayur mayur juga sdh ber tumpuk di pasar pagi yg sudah siap di jual.menurut saya sbgian dr massa inilah cara pemerintah sbg trnsaksi dan menumbuh kembangkan praktek janji2 kong kali kong.hrs ada yg tak laku mmbusuk dan mngering . From mobile
      10. 30.03.2013,
        18:03
        rakyat jelata
        BKD, harus mengumumkan Honorer K2, Ada Juga daerah yang belum mengumumkan Honorer K2 dengan Tepat waktu, Mohon tindak tegas Menpan...