Kamis, 23 Oktober 2014 | 20:06:19
Home / Nasional / Hukum / Kontras Sayangkan Pelaku Cebongan Dianggap Kesatria

Jumat, 05 April 2013 , 15:30:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Anggota Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid menilai aksi penyerangan Lapas Cebongan bukanlah aksi kesatria. Pasalnya, para pelaku yang merupakan anggota Grup 2 Kopassus itu membunuh orang yang tidak berdaya.

"Dalam hukum internasional yang mengikat wajib seluruh dunia. Prinsip kesatriaan, tidak bisa menembak orang ketika orang tidak bersenjata, atau kalau orang itu bukan merupakan pasukan militer," kata Usman di kantor Kontras, Jakarta Pusat, Jumat (5/4)

Usman menegaskan bahwa penembakan terhadap warga sipil tak bersenjata adalah pelanggaran HAM berat. Apalagi mengingat keempat korban sedang berada dalam sel tahanan saat dieksekusi.

Karena itu Usman menyayangkan penrnyataan dari tim investigasi TNI AD yang menyebut para pelaku penyerangan Lapas Cebongan telah bersikap kesatria. Menurut Usman, tim investigasi TNI AD tidak memahami definisi kesatria.

"Kesatrian itu mengandung kebajikan, kehormatan dan nilai cinta, jauh bertolak belakang dari militer yang tempur menyerang dan memusnahkan. Kalau masih ada sikap seperti itu, itu sebenarnya sikap setengah hati dari tim investigasi TNI," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Investigasi TNI AD Unggul K Yudhoyono mengatakan bahwa anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura telah mengaku sebagai pelaku penyerangan Lapas Cebongan. Unggul menyebut para pelaku telah bersikap kesatria dengan mengakui perbuatannya.

"Bahwa secara kesatria dan dilandasi kejujuran tinggi serta bertanggungjawab serangan di LP Cebongan 23 Maret dini hari diakui dilakukan oleh oknum anggota AD Grup 2 Kopassus  yang mengakibatkan terbunuhnya empat tahanan preman," kata Unggul dalam jumpa pers, Kamis (4/4) kemarin. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 06.04.2013,
        18:36
        erly
        'KONTRAS' ADALAH KUMPULAN 'PREMAN' YANG SAKIT HATI........MAKANYA KELAKUANYA YA KAYA PREMAN, MEMBELA PREMAN , LAMA2 LO MATI DI BUNUH PREMAN.
      2. 06.04.2013,
        14:07
        tere
        Hah?yang mati itu pembunuh! Preman!Penyiksa!dipenjara paling setahun ntar keluar bisa bunuh orang lagi.Hebat kopassus..menegakkan hukum yg lemah. From mobile
      3. 05.04.2013,
        17:07
        pro djanbi
        dasar kontras beo kacung yahudi amerika, kalo buat opini yg lengkap jgn dipotong potong. Anggota kopassus dinilai ksatria krn mengakui dgn jujur perbuatannya. itulah makna ksatria. From mobile
      4. 05.04.2013,
        16:41
        kontras tengik
        dasar KONTRAS kumpulan org setres...semoga keluarga lo jadi korban preman selanjutnya amiiiiiiiiiiiiiiiin...
      5. 05.04.2013,
        16:40
        netral
        alhamd..preman2 itu mati..makasih kopassus.tuhan maha adil..preman itu disini gk ada yg ditakuti..skalipun itu polisi.wrg jogja dkng kopasus
      6. 05.04.2013,
        16:24
        ati
        Kontras Ngaco. Konteks kesatria yang dimaksud adalah sikap prajurit Kopassus yang mengakui perbuatannya. Bukan kontek menyerang.
      7. 05.04.2013,
        16:21
        cinta jogja
        kontras bajingan !!!
        kalau rakyat di buru preman kamu diam saja !!!
        Selamat Kopassus !!!
        Insya Allah ... Darah bajingan bajingan halal kau bunuh
      8. 05.04.2013,
        16:12
        Mahyudin Ismail
        Pendapat Kontras yg Kontra.
        Atas nama HAM penjahat bisa jadi raja. From mobile
      9. 05.04.2013,
        16:11
        Panji
        saya setuju dengan tindakan aparat yang membasmi para preman, sekalipun lagi disarang semutpun kejar terus jagan ragu, biar negri ini aman.
      10. 05.04.2013,
        15:51
        netral
        Kontras banyak omong loh! kopasus itu memiliki tugas mulia apalagi mempertahankan kedaulatan NKRI HARGA MATI tapi dasar orang gak tau diri yang tak menghormati KOPASUS. makanya kalo gak mau di balas membunuh jangan macem2 bunuh orang. maksud loh! kalo aparat itu dibunuh tak masalah tapi kalo preman dibunuh masalah buat loh! kagak adil banget lo ! TAI From mobile