Senin, 01 September 2014 | 18:24:27
Home / Nasional / Humaniora / Data tak Diumumkan, Honorer K2 Tak Boleh Ikut Tes CPNS

Jumat, 05 April 2013 , 23:08:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Pemerintah pusat mengancam tidak akan memproses d honorer data honorer kategori dua (K2) yang tanpa melewati uji publik.

Pasalnya, sesuai Surat Edaran MenPAN-RB Nomor B/751/M.PAN-RB/03/2013 tertanggal 18 Maret 2013, setiap instansi baik pusat maupun daerah diwajibkan mempublikasikan daftar tenaga honorer K2 selama tiga pekan, yakni pada 27 Maret-16 April 2013 melalui web masing masing pemda ataupun media komunikasi lainnya.

"Setiap pejabat pembina kepegawaian (PPK) harus mengumumkan dan pastikan data yang mereka nanti usulkan untuk tes sudah benar," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno yang dihubungi JPNN, Jumat (5/4).

Kalau datanya tidak benar, lanjutnya, pemda akan dihujat masyarakat. Selain itu honorernya tidak bisa diangkat CPNS.

Senada itu Kepala Biro Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Muhammad Imanuddin mengungkapkan, uji publik lewat media apa saja wajib dilakukan sebagai syarat untuk proses ikut tes CPNS. Tanpa laporan uji publik, panitia seleksi nasional (Panselnas) tidak akan meloloskan honorer K2 untuk tes serentak pada akhir Juni atau awal Juli.

"Kalau ada daerah yang tidak mengumumkan secara terbuka, pusat akan tahu juga. Karena itu jangan sengaja melanggar aturan lah. Lagipula honorer pasti akan protes bila tidak ada pengumuman dari daerah," terangnya.

Dia menduga, banyaknya daerah yang enggan mempublikasikan daftar honorer K2 karena adanya ketakutan dari pejabat daerah akan "diberondong" massa. Lantaran honorer kategori satu (K1) masih bermasalah dan belum tuntas, contohnya di Sorong dan daerah-daerah lainnya.

Seperti diketahui, seluruh instansi yang mengoleksi honorer K2 wajib mengumumkan listing data ke publik baik lewat website, media cetak atau online, dan pengumuman di tempat tempat terbuka selama 21 hari.

Listing tersebut merupakan data honorer K2 yang akan mengikuti tes serentak. Data BKN menyebutkan, hingga kini terdapat 59.640 tenaga honorer K2 di 29 instansi pusat. Sedangkan untuk daerah sekitar 500 ribu honorer. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 24.07.2013,
        23:44
        budi eko prasetyo
        kami sudah mengabdi pd pemerintah,sdh ckp lama sy mohon untuk tes cpns k2 jgn slalu di undur ..spy kita smua jelas untuk menjadi cpns...
      2. 18.05.2013,
        00:54
        faul latifah
        saya sebenarnya masuk kalau menurut syarat syarat cpns honorer k2, tapi bagaimana saya kok ngak dengar ada pengumuman dari kab.sidoarjo
      3. 14.05.2013,
        09:53
        almuhali
        jangan hampakan harapan kamni....by K2
      4. 11.04.2013,
        15:47
        wina
        honorer k2 sudah diumumkan datanya,dan sekaligus dapat sk yayasan di sekolah swasta jadi bisa ikut sertifikasi.meskipun gak dpt sk bupati tapi bisa juga ya From mobile
      5. 08.04.2013,
        11:16
        simda
        Ya pmerintah pusat hrs tgs dlm hal sprti ini dan klau didapati melakukan pelanggrn BKD nya hrs dikenakan sanksi krn d manado ad indikasi sprti itu. Ada nama yg kluar tp tdk diumumkan From mobile
      6. 08.04.2013,
        08:00
        alan
        honorer k1 kemdikbud (PTN) mana, ko belum keluar NIP nya
      7. 07.04.2013,
        12:11
        nan
        pemerintah pusat memang gesit menangani honorer K2, sy salut. Namun lantaran gesitx sampe2 K1 terlewatkan begitu saja. Kalo masih ragu dgn data k1 sesungguhx tim verifikasix cek langsung ke instansi yg mengeluarkan SK, bukan justru menunggu data di hotel. 'tidak becus' From mobile
      8. 06.04.2013,
        18:09
        erti juniarti
        semoga TU SMPN/SMAN di Kab. Bogor yg masuk database K2 jd PNS smua, Amiin....
      9. 06.04.2013,
        10:18
        putra rangga
        hayo kab.Nganjuk koq masih bingung mau ngumumin......takut apa bingung?.......di kab.ini K1 banyak yg tertinggal hampir ribuan......ckckckckc.
      10. 06.04.2013,
        09:39
        real jeani
        Di kab.Bangkalan perinstansi sdh mengumumkan padahal bangkalan termasuk 12 daerah ygmasuk dlm ATT... From mobile