Selasa, 02 September 2014 | 16:10:26
Home / Kriminal / Sepuluh Polisi Nakal di Polda Kalbar Dipecat

Jumat, 12 April 2013 , 11:31:00

BERITA TERKAIT

PONTIANAK - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam lima bulan ini telah memecat 10 anggotanya yang terlibat sejumlah pelanggaran. Tak lama lagi, enam anggota lainnya juga akan mengalami nasib serupa.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto menjelaskan, pihaknya sangat serius menindak anggota Polri yang terbukti melanggar. Apalagi, pelanggarannya terkait dengan pembiaran atau terlibat dalam kasus gula selundupan, pembabatan hutan, dan pertambangan ilegal.

Menurut Tugas, pemecatan anggota Polri itu berdasarkan prosedur baku di kepolisian. Awalnya, tentu bermula dari informasi, baik dari intelijen polisi maupun masyarakat umum. “Saya terbuka terhadap berbagai informasi karena dari sanalah saya mendapat masukan mengenai anggota saya,” kata Tugas Dwi Apriyanto seperti diberitakan Pontianak Post (JPNN Grup), Jumat (12/3).

Dilanjutkan Tugas, Dugaan anggota yang telah melakukan pembiaran terhadap kasus, seperti illegal logging, illegal mining maupun penyelundupan gula dari Malaysia pihaknya akan membentuk tim yang akan mengawasi tindak tanduk aparat kepolisian di beberapa daerah di perbatasan maupun di daerah tertentu yang dianggap rawan.

“Hal itu akan kita dalami. Saya akan bentuk tim khusus. Dalam waktu dekat ini saya akan melepas anggota ke Putusibau, Ketapang untuk melihat anggota-anggota yang diduga melakukan pembiaran-pembiaran itu,” jelasnya.

Menurut Tugas, pihaknya mengaku sudah mendapatkan beberapa informasi terkait adanya indikasi pembiaran kasus. “Informasi itu dari berbagai pihak, baik intelejen maupun dari masyarakat. Indikasi pembiaran kasus seperti kasus illegal logging, Illegal mining maupun penyelundupan gula akan kita tindak. Selama saya disini kurang lebih 5 bulan, setidaknya  ada 10 anggota saya yang saya berhentikan secara tidak hormat. Enam orang lagi menyusul menunggu prosedur,” kata Tugas.

Sementara itu pada 09 April 2013 sekitar pukul 23.45 di Jalan Raya Binjai Desa Binjai kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau telah diamankan dua unit kendaraan pick up nopol KB 8332 DA, dan KB 8193 DA yang mengangkut gula tebu merk karung A1 sebanyak 75 karung.
 
Diduga gula tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa oleh Imam Nasrudin (21) dan Adi Dwi Rubianto (16) dengan membawa Tiga orang tukang pikul masing-masing Suyatno (16). Asep Rahmat, (19) dan  dani (21). “Menurut keteranagan Adi gula tersebut milik Sf yang merupakan oknum polisi. Saat ini sudah diserahkan kepada pihak Polsek Tayan Huluuntuk proses lebih lanjut,”kata seorang sumber yang tak namanya tak ingin dikorankan itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar mengaku belum mendapatkan informasi terkait penangkapan dua unit mobil pick-up yang mengangkut gula yang melibatkan oknum anggota polisi tersebut. “Kapan kejadiannya, saya belum mendapatkan informasi. Nanti akan saya cek dulu,” katanya. (arf)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 05.08.2014,
        22:33
        syaqila
        Mohon ditindak lanjuti oknum berinisal Ipda DD,di polres ketapang kalbar From mobile
      2. 05.08.2014,
        22:31
        syaqila
        Lalu kalo oknum polisi yang menipu wanita lalu meniduri,melecehkan dan meninggalkan nya akan dihukum apa pak..?
        Seperti oknum di polres ketapang kalbar dg inisial Ipda DD..
        Masih byk pak yang ingin jd aparat baik2 lalu kenapa yang bajingan msh dipertahankan.. From mobile
      3. 16.05.2014,
        07:23
        seo for cheap
        lMnuOn Thanks so much for the article. Will read on... From mobile
      4. 24.04.2014,
        17:45
        nice seo guys
        zdqLRy Awesome article post.Really thank you! From mobile
      5. 26.03.2014,
        09:50
        seo for cheap
        6F2Qys Thanks for the blog article.Really looking forward to read more. Fantastic. From mobile
      6. 25.03.2014,
        18:26
        check this out now
        8hkp5m Thanks so much for the blog post. Much obliged. From mobile
      7. 11.05.2013,
        20:00
        Ardi
        Terimakasih tujuan pak kapolda mau menindak anggota polri yg nakal dan melanggar namun jangan cuma wacana saja dan bersuara di media dan di belakang ada yg di tutupi tujuan dan wacana polri bagus namun prakteknya terkadang menyimpang itu yg perlu di benahi dan jgn lupa juga lihat kesejahtraan anggota krn sma mau sejahtra From mobile
      8. 12.04.2013,
        20:05
        Pendi
        Pemerita jengke penyel undupan gula minyak dn beras,,masiarakat Jengke di puling saat mau aduh nasip di Negara Jiran malaisia dn Brunai,,,trbalik Polis yan g diluar sikit yang jahat Ee,,di indon Polis Hapir sama smua Haus akan PungLi PungLi,,pukimak. From mobile
      9. 12.04.2013,
        19:54
        Pendi
        Jangan korup sendiri ya ,ingat masiarakat kalimantan jugak,,ud bosan RAkyat kalimantan sering dikibulin ,,,,,di Gap polis perbatansan yang mau adu nasip di Negara malaisia dn Brunai. From mobile
      10. 12.04.2013,
        19:37
        Riduwan
        Huu,,,pecat sahajah ya ng ketauwan,,,masiara kat ponti ud gak sanggu p ksih makan Anak istri POLIS yang Nakal nakal From mobile