Sabtu, 01 November 2014 | 19:38:33
Home / Pendidikan / Pendidikan / Jumlah Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 Berkurang

Sabtu, 13 April 2013 , 05:03:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Belum usai dengan persoalan anggaran, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh kembali mengubah skema implementasi kurikulum 2013 yang sarat kontroversi itu. Salah satunya adalah pengurangan jumlah sekolah yang akan menjalankan kurikulum tersebut.

Kurikulum 2013 yang sedianya akan dijalankan oleh 30 persen sekolah dasar (SD) kelas 1 dan IV di seluruh Indonesia (44.609 sekolah), kini jumlahnya berkurang sampai tersisa 5 persen saja.

Pengurangan jumlah sekolah yang akan menjalankan kurikulum baru ini yang terbesar terjadi pada SMP. Jika sebelumnya akan diterapkan 100 persen di kelas VII seluruh Indonesia, kini menurun hingga tersisa 7 persen saja. Sementara untuk SMA, SMK tetap 100 persen kelas X.

"Intinya seperti ini, tapi saya tetap lapor ke Bapak Presiden. Tapi bukan mendahului, Insya Allah oke. Jadi kurikulum 2013 yang tetap akan dilaksanakan dengan pendekatan bertahap dan terbatas," kata M Nuh di Kemdikbud, Jumat (12/4).

Mengapa jumlah sekolah pelaksana kurikulum langsung diturunkan? Nuh beralasan karena pelaksanaannya harus bertahap meski sebelumnya tidak sesuai dengan jumlah rencana awal yang sudah ditetapkan.

"Ini bukan baru loh ya saya menjelaskan, bukan karena ada apa-apa. Kita tidak mengenal uji coba. Tapi dilaksanakan bertahap dan terbatas," tegasnya lagi.

Yang dimaksud dengan bertahap ini menurut Mendikbud adalah bertahap implementasinya, yakni di kelas 1 dan IV SD, kelas VII SMP dan kelasX SMA. Sedangkan yang dimaksud dengan terbatas adalah ukurannya.

"Terbatas itu ukurannya, ada 100 persen, 7 persen dan 5 persen, tidak semuanya (sekolah)," pungkas mantan Rektor ITS itu. (fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 09.06.2013,
        23:08
        Rosnilawatiye
        saya siap.... apakah sekolah saya terjaring....?
      2. 07.05.2013,
        07:59
        ratna cahyani
        terus bagaimana dengan sekolah - sekolah yang belum bisa melaksanakan kurikulum 2013 ? apakah ditahun ajaran yang akan datang tetap mengikuti atau masih menunggu tunjukan dari pemerintah dalam pelaksanaan kurikulum 2013..
      3. 05.05.2013,
        19:28
        Jeritan kaum pribubumu
        Menetrine bingung, gurune tambah bingung, opo maneh muride... tambah linglung kabotan kurikulum berbasis kebingungan. Duh Gusti...kang akaryo jagat berilah petunjukMu untuk mencari para pemimpin2 pendidikan yang peduli akan hati nurani rakyat. Hidup ini sudah berat...susah...keras... bagaikan tebing yang terjal...penuh dg penderitaan akibat ulah para pemimpin yg buta akan hati nurani. Ya ALLAH ya Tuhan kami kabulkanlah do'a kami,... hapuskanlah UN dan batalkanlah kurikulum 2013 yg tidak peduli kaum pribumi/rakyat kecil....aamiin ya robbal aalamiin
      4. 04.05.2013,
        08:36
        ibung
        Apabila mau diterapkan kurikulum 2013 mohon standar Isi, Standar kelulusan, Standar proses, dan Standar Penilaiannya disiapkan dengan matang.
      5. 02.05.2013,
        20:21
        Kakempau
        anda tdk ada lagi yg mempercayaimu, hak hak hak
      6. 23.04.2013,
        23:20
        Arif
        jangan ubah kurikulum KTSP, tapi tingkatkan bimbingan dan binaan untuk memajukan kualitas guru sebagai pendidik
      7. 14.04.2013,
        15:41
        kawulaning Gusti
        mentri kok sembrono, grusah grusuh. memang belum siap implementasi, akhirnya uji coba hanya istilah saja bertahap dan terbatas biar ga malu
      8. 13.04.2013,
        20:04
        tasa
        Nampaknya utk melaksanakan kurikulum baru belum betul2 siap, buktinya Diklat utk guru sampai sekarang belum diselenggarakn padahal Guru sangat vi
      9. 13.04.2013,
        20:02
        Tambah ra genah, yang d bawah po yo g tmbah bingung.
        ema_rasyid@yahoo.com
      10. 13.04.2013,
        17:40
        Paitun
        Semua sekolah masih belum siap untuk melaksanakan kurikulum 2013 karena waktunya tertalu mepet dan sangat tergesa-gesa. Sampai sekarang masih belum ada sosialisasi tentang kurikilum 2013, siswa dan guru ini mau dibawa kemana ...... ?