Sabtu, 20 September 2014 | 14:59:01
Home / Politik / Pemilihan Umum / DKPP Diminta Tegas ke KPU

Rabu, 24 April 2013 , 19:41:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Ketua Umum Partai Buruh, Sonny Pujisaksono, menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lagi dapat dipercaya. Pasalnya, dari sejumlah tahapan pemilu yang sudah dilalui ternyata diwarnai banyak permasalahan, kebohongan dan pelanggaran kode etik.

Sebagai contoh terkait data empat partai politik pemilik kursi DPR RI, yakni Hanura, Golkar, PPP dan PKS, yang dinilai tidak layak lolos menjadi peserta Pemilu 2014 sebagaimana terungkap dalam sidang DKPP, Kamis (18/4) lalu. Menurutnya, temuan itu memerlihatkan partai-partai itu tidak memenuhi syarat kepengurusan di 75 persen kabupaten/kota.

Sonny juga menyoroti kesediaan mantan Wakil Kepala Biro Hukum Setjen KPU, Nanik Suwarti, untuk bersaksi dalam sidang DKPP. "Ini menujukkan ada yang salah pada proses penyelenggaraan Pemilu di KPU,” katanya pada diskusi bertajuk Membedah Kesaksian di Balik Kebocoran Dokumen Verifikasi Parpol, di Jakarta, Rabu (24/4).

Namun, kata Sonny, KPU sampai saat ini tetap saja bersikukuh menganggap keputusan tentang penetapan partai politik peserta Pemilu 2014 sudah sesuai aturan. Padahal, hasil sidang Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) memerlihatkan keputusan KPU yang mencoret Partai Bulan Bintang dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ternyata salah.

“Jadi saya kira perlu tindakan tegas dari DKPP. Karena apa yang dilakukan komisioner telah menurunkan kepercayaan rakyat terhadap Pemilu. Saya pikir sudah layak diberi sanksi berat, jadi tidak hanya tertulis,” katanya.(gir/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar