Kamis, 27 November 2014 | 18:44:50
Home / Kriminal / Rebutan Suami, Dua Wanita Berkelahi

Kamis, 25 April 2013 , 04:49:00

BERITA TERKAIT

BENGKULU - Warga Jalan Meranti II RT 12 RW 3 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu mendadak heboh. Dua orang wanita terlibat perkelahian di tengah pemukiman warga. Kedua wanita tersebut adalah Dewi warga Air Sebakul Kecamatan Selebar dan lawannya Apriyanti warga Lingkar Timur Kecamatan Singaran Pati. Usut punya usut keduanya berkelahi lantaran berebut suami.

Data terhimpun, pertama datang pelaku Dewi. Saat itu Dewi bertamu ke rumah Nex (48) salah seorang warga yang mengontrak di lokasi kejadian. Beberapa jam kemudian datang Apriyanti (35) dengan membawa 4 orang anak mendekati Dewi. Keduanya sempat ribut mulut. Diduga karena tidak dapat mengendalikan emosi, akhirnya kedua pelaku saling serang dengan terlibat adu pukul.

Di tengah perkelahian tersebut warga sekitar yang melihat langsung memisahkannya.  “Saya datang tadi keduanya sudah berkelahi. Kami di sini hanya berusaha mendamaikan. Yang jelas keduanya bukan warga sini, kami tidak ingin wilayah kami terganggu, maka kami damaikan,” ungkap Dedi Ketua RT 12 seperti yang dilansir Bengkulu Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (24/4).

Di hadapan warga, Apriyanti mengungkapkan jika kedatangannya tersebut, untuk mempertanyakan keberadaan suaminya yang juga merupakan suami Dewi. Sebab menurut ibu 7 anak ini, selama ini sang suami sudah tidak memberikan tanggung jawab untuk kebutuhan anaknya. “Tadi aku tanyokan keberadaan Nadi (suami), tetapi disembunyikan kek dio tu,” ucap Apriyanti.

Sekitar 1 jam kemudian Nadi datang ke TKP. Saat suaminya datang Dewi keluar rumah dan mendorong Nadi, nyaris terjadi keributan antara Nadi dan Dewi. “Nah ambiklah lanang ini, idak pulo aku ndak berebut nian,” ucap Dewi sembari mendorong suaminya.

Dari pantauan di lapangan sampai pukul 19.00 WIB , keduanya masih berada di TKP dan belum juga didapat kesepakatan damai. Karena pelaku Apriyanti dan anak-anaknya tidak juga mau berdamai dan tidak mau meninggalkan lokasi perkelahian tersebut. “Kita lihat saja nanti. Jika tidak ada solusi juga kami akan hubungi polisi,” singkat Ketua RT. (cw4/cw5)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar