Jumat, 25 Juli 2014 | 22:16:37
Home / Nasional / Humaniora / PGRI Anggap Dapodik Rugikan Penghasilan Guru

Selasa, 30 April 2013 , 22:47:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pembayaran tunjangan guru tidak didasarkan pada pengumpulan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pasalnya, rekapitulasi Dapodik yang dilakukan secara online oleh pemerintah menimbulkan keresahan baru di kalangan guru.

Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo, menilai Dapodik tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sayangnya, Dapodik tetap saja dijadikan sebagai dasar untuk pembayaran tunjangan profesi guru.

"Sekarang ada tunjangan profesi yang berdasarkan Dapodik, tapi sayangnya data itu tidak sesuai fakta. Banyak guru yang mengajar lebih dari 24 jam (per minggu, red) tidak terekam, dan banyak guru yang mengajar di sekolah lain juga tidak terekam," kata Sulistyo, Selasa (30/4). Karenanya, PGRI mengusulkan agar pembayaran tunjangan profesi guru ke depan tidak lagi didasarkan pada Dapodik lagi.

Sulistyo menyebut pembayaran tunjangan profesi guru yang didasarkan pada Dapodik sudah diberlakukan pada guru-guru yang mengajar di jenjang pendidikan dasar.  Sementara untuk guru yang mengajar di jenjang pendidikan menengah, pembayaran tunjangan profesinya belum menggunakan Dapodik online, tapi masih berasarkan perhitungan manual.

Kendati demikian, kata Sulistyo, PGRI tetap mendukung upaya pemerintah untuk memperbaiki data kependidikan, mulai dari data sekolah, siswa, hingga guru. Sebab, data itu sangat penting untuk pengembangan dan pembangunan sektor pendidikan agar semakin baik lagi.(fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        07:53
        nice penalty removal
        5ZfAqr I appreciate you sharing this article. Awesome. From mobile
      2. 18.04.2014,
        08:54
        euisrosnizar
        Dapodik belum siap dilaksanakan. Malah kacau From mobile
      3. 18.04.2014,
        08:53
        euisrosnizar
        Dapodik belu siap dilaksanakan. Malah kacau From mobile
      4. 03.04.2014,
        20:28
        somma
        yang aku heran kenapa aplikasi dapodik selalu berubah mohon buat aplikasi yang komprehensip dulu baru di share ke kita . jadi kita gak bingung
      5. 03.04.2014,
        20:28
        somma
        yang aku heran kenapa aplikasi dapodik selalu berubah mohon buat aplikasi yang komprehensip dulu baru di share ke kita . jadi kita gak bingun
      6. 30.06.2013,
        15:07
        purwanto
        dlm pengisian dapodik online,,dari pihak kabupaten kurang pandai dalam menjlaskan kpd operator sekolah,membingungkan akibatnya y sprt ini, kacau
      7. 14.06.2013,
        15:19
        Daud Rubak
        Dapodik ok, tapi operator pusing karena pemahaman ICT masih kurang,khususnya dacil akibatnya jadi bulan-bulanan teman yang datax tidak valid
      8. 03.06.2013,
        20:30
        sarijo
        Syukur alhamdulillah sertikasi sudah cair dan dapat menambah dedikasinya dala mencerdaskan putra/i generasi penerus bangasa.Dapo9dik cukupakurat
      9. 30.05.2013,
        19:02
        Hermanto
        Usahanya mau menyejahterakan tenaga pendidik tetapi malah bikin cemas,tak bisa fokus pada tugas utama karena khawatir data tidak bisa valid.
      10. 25.05.2013,
        08:49
        zulkirman
        perbaikan jam mengajar sudah diperbaiki namun sk dirjen belum keluar