Selasa, 21 Oktober 2014 | 20:30:09
Home / Pendidikan / Pendidikan / Hentikan Penerbitan NUPTK, Kemdikbud Dianggap Ngawur

Rabu, 01 Mei 2013 , 00:10:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menghentikan penerbitan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dinilai sebagai langkah salah. Sebab, saat ini masih banyak guru yang belum memiliki NUPTK tersebut.

"Ini namanya ngawur. Karena kalau mereka belum punya NUPTK, belum bisa ikut sertifikasi," ujar Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo di Kemdikbud, Selasa (30/4).

NUPTK merupakan data tentang identitas pendidik atau tenaga kependidikan yang bersifat nasional. Mereka yang telah memilik NUPTK berarti telah diakui oleh Kemdikbud sebagai tenaga pendidikan dan kependidikan terdaftar.

Bahkan, berbagai program peningkatan kesejehtaraan guru maupun kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat maupun daerah, didasarkan pada NUPTK. Salah satu contohnya adalah program sertifikasi guru.

Karenanya PB PGRI mendesak pemerintah lebih serius membenahi manajemen guru. Pasalnya, PB PGRI mendapatkan sejumlah pengaduan bahwa masih banyak guru hingga saat ini belum memperoleh NUPTK meski sebenarnya memenuhi syarat.

Pemerintah, tegas Sulistyo, harusnya memberikan hak-hak para guru sebagaimana yang telah dijanjikan selama ini. "Jangan sampai lahir sejumlah tuduhan bahwa pemerintah tidak serius atau main-main, misalnya dengan sertifikasi dan tunjangan sertifikasi," tambahnya.(fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 01.10.2014,
        12:53
        Nikmatul Wagiati
        Kepada bapak mentri pendidikan mohon memikirkan guru honor,jangan mempersulit kami untuk mempunyai nuptk, hargailah pengapdian kami,
      2. 25.06.2014,
        02:52
        nice penalty removal
        DXZOoy Thanks-a-mundo for the article.Much thanks again. Really Cool. From mobile
      3. 15.06.2014,
        20:01
        wahyuni dwi rahayu
        AssalamualaikuWr Wb kepda Bapak mentri pendidikan dan Bapak Sulistyo saya Mohon kemudahanya saya. Sbg guru honor unt memperoleh NUPTK saya mngjar slma 7 tahun pnh iklas slm in dmi anak ddik bangsa ini tp knpa saat bikin nuptk hrs Ç»ÏÇ » sarat sk walikota itu mrpk gjala bagi kami sbg guru honor,saya mohon permudahlah guru honor untuk bikin nuptk From mobile
      4. 06.04.2014,
        13:29
        best money here
        b3focA Thanks for sharing, this is a fantastic article post.Really looking forward to read more. Great. From mobile
      5. 01.03.2014,
        02:32
        mahardika
        UNTUK PARA SUKWANER SUKWANER INDONESIA JANGAN GALAU meskipun UMS Upah Minimum para Sukwan rata2 100ribu.
      6. 19.11.2013,
        15:47
        Deby susanty
        Sy rasa bagi ptk non pns,pny nuptk ato g ya sm aja..krn pemerintah sllu membt program bg pns ja..sdgkn bagi yg non pns hmpr tdk ada sm skali..slj satu cnth sertifikasi..smkn bnyk tunjgn bg gru pns,smkn mls la pula mrk..yg jd sasaran ya guru non pns..bkrj sm dgn yg pns bhkn pun lbh,tp uph jauh dr kt cukup alias dbwh stndr..pak menteri cb buka mata n hati anda..perhatikanlah jg guru non pns(honor n bakti) From mobile
      7. 13.11.2013,
        10:43
        moh miftakhussurur
        kami juga sudah mengumpulkan data ke operator diknas tapi NUPTK Tidak juga dikeluarkan, mohon pak PEG ID saya 20325354175001. terima kasih
      8. 30.10.2013,
        21:34
        arifianto
        1. banyak sd yang terpencil sehingga susah sinyal.
        2. penyampaian dinas kurang
        3. tdk memperhatikan siapa yang kerja.
      9. 22.10.2013,
        18:11
        trihono
        mua kemana MENGADU bagi guru yang pencairannya terlambat .mis UNTUK KAB . BOYOLALI SUDAH CATUR WULAN 3 SERTIFIKASI NYA BARU CAIR 3BL From mobile
      10. 16.10.2013,
        19:17
        adhi primana
        pada ngomongin apa yah?
        situ mau ngomong sampe muntah darah juga gak bakalan digubris wong pemerintahannya aja udah tuli kok kayaknya :) From mobile