Senin, 22 September 2014 | 21:15:48
Home / Pendidikan / Pastikan Kurikulum 2013 Mulai Diterapkan Juli

Kamis, 02 Mei 2013 , 12:12:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Meski masih jadi kontroversi, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh menegaskan pemerintah tetap akan menjalankan kurikulum baru 2013 pada Juli mendatang.

"Kurikulum 2013 Insyaallah akan diterapkan tahun pelajaran 2013-2014, tanggal 15 Juli nanti," kata M Nuh usai acar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kemdikbud, Kamis (2/5).

Dia kembali menjelaskan bahwa implementasi kurikulum 2013 ini akan dilakukan secara bertahap dan terbatas. Bertahap artinya tidak di semua kelas karena di SD hanya kelas 1 dan 4, SMP dan SMA di kelas I.

Sedangkan terbatas, berarti kurikulum itu hanya akan diterapkan di sekolah-sekolah yang dinilai sudah siap dan mampu menjalankannya. Kemdikbud juga akan menjalankan pelatihan guru-guru untuk kurikulum yang mulai dilakukan pertengahan Juni nanti.

Lalu apa saja kriteria sekolah yang dinilai siap dan mampu? "Antara lain, sekolah-sekolah eks RSBI, sekolah terakreditasi A, itu kategori sekolah siap laksanalan. Baru 2014 bisa kita lakukan lebih masif," pungkasnya.(Fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.05.2013,
        22:39
        ROHMAN FARUK
        Kurikulum berubah atau tidak, pembelajaran baca tulis permulaan untuk peserta didik SD/MI kelas 1 harus dipriotitaskan sblm benar2 terlmbat
      2. 09.05.2013,
        12:45
        mangsu
        harusnya sosialisnya secepatnya. memberi kebijakan juga harus pasti
      3. 09.05.2013,
        07:43
        Junaed
        Mestinya kalau kurikulum 2013 diterapkan Juli,pelatihan gurunya dipercepat agar pihak sekolah lebih siap.
      4. 08.05.2013,
        00:37
        nurdin
        Jika eks-RSBI/SBI melaksanakan kurikulum 2013 berarti membodohkan siswa yang sudah maju.Materi kurikulum 2013 lebih rendah dibanding RSBI.
      5. 03.05.2013,
        13:02
        wong edan
        Bermimpi boleh asal jangan mimpi disiang hari
      6. 02.05.2013,
        18:18
        Bedjo lebih untung
        Mas Mentri, gak usah muluk-muluklah, tingkatkan kualitas program yang sudah ada. jangan selalu buat yang baru. TPP dan UN adalah PR sampean...
      7. 02.05.2013,
        12:17
        nasib
        data honorer kemenkeu th 2005 yg sudah masuk BKN dihilangkan begitu saja pak?????