Minggu, 11 Desember 2016 | 01:31:44

Sabtu, 04 Mei 2013 , 21:53:00

Gerhana Matahari Cincin 9-10 Mei 2013


JAKARTA -- Fenomena alam berupa Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan kembali bisa disaksikan pada 9-10 Mei 2013. Berdasarkan pengumuman Badan Meteorologi, Geofisika dan Klimatologi (BMKG) melalui situs resminya, GMC ini bisa diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Singapura, Indonesia (kecuali Sumatera bagian Utara), dan Filipina bagian Selatan.

Khusus di Australia dan Pasifik, akan  berupa Gerhana Matahari Cincin. Sementara di Indonesia (kecuali Sumatera bagian Utara) akan terlihat Gerhana Matahari Sebagian (GMS) pada tanggal 10 Mei 2013 pagi hari.

Fase GMC, di mana gerhana mulai pada 21 25.1 UT, gerhana cincin mulai di 23 32.6 UT, dan puncaknya pada 00 19.6 UT, gerhana cincin berakhir 02 17.8 UT serta gerhana berakhir pada 03 25.3 UT.

BMKG juga menjelaskan, untuk setiap fase di setiap lokasi bisa berbeda dengan waktu-waktu tersebut. Hal itu tergantung pada posisi lokasi pengamat di permukaan Bumi dan posisi Bulan dan Matahari nisbi terhadap posisi pengamat.

Di Indonesia, gerhana mulai dapat terlihat di Kupang, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke dan Jayapura. Selain Kupang dan Manado, masyarakat di enam daerah lainnya beruntung bisa menyaksikan puncak gerhana hingga gerhana berakhir.

Puncak gerhana juga bisa di Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.

Untuk gerhana berakhir bisa dilihat dari Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.

BMKG memprediksikan, pada 2013 akan terjadi lima kali gerhana yaitu dua gerhana Matahari dan tiga kali gerhana Bulan. (abu/jpnn)
cheap jordan shoescheap jordan shoescheap jordan shoessac longchamp pas cher