Senin, 03 Agustus 2015 | 01:24:01

Minggu, 05 Mei 2013 , 18:31:00

JAKARTA - Pupus sudah harapan ribuan honorer kategori satu (K1) yang melewati proses audit tujuan tertentu (ATT) untuk diangkat jadi CPNS. Hal ini menyusul adanya hasil ATT yang telah dilaporkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar.

Dari hasil audit khusus itu, lebih dari 50 persen honorer K1 dinyatakan tidak memenuhi kriteria (TMK). "BPKP telah menyelesaikan ATT terhadap 8.371 honorer K1 yang tersebar di 32 daerah. Hasilnya sudah diserahkan ke MenPAN-RB dan kemudian dilanjutkan kepada kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk proses pemeriksaan kembali," ungkap Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat dalam keterangan persnya, Minggu (5/5).

Dia menambahkan, dari hasil ATT itu sebagian besar honorer dinyatakan bermasalah sehingga tidak bisa diangkat CPNS. Sebagian besar honorer K1 ini tersandung soal dokumen.

"Hasil ATT ini sudah disampaikan BKN kepada 32 kepala BKD juga. Ini agar masing-masing BKD sudah bisa menyiapkan berkas para honorer yang dinyatakan memenuhi kriteria (MK)," terang Tumpak.

Dia mengimbau agar seluruh BKD yang telah menerima surat dari Kepala BKN untuk segera menyiapkan dokumen pemberkasan CPNS. Mengingat, surat itu sudah dilayangkan ke 32 daerah pada akhir April lalu.

"Lebih cepat pemberkasannya kan lebih baik. Apalagi ini sudah ditunggu-tunggu honorernya," tandasnya. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 04.09.2014,
          17:43
          MOHAMAD JUNAIDI ABDILLAH, SH
          PUNAHLAH HARAPAN HONORER K1 NGANJUK untuk DIANGKAT CPNS karena banyak gugatan dari DPRD sehingga terjadi ATT. Bupati tidak mau memberi otorisasi.
        2. 04.12.2013,
          06:58
          yesy
          astagfirullah bahasane itu hloo juga ngak mencerminkan org berpendidikan,,,gitu mw diangkat jd CPNS,,, sabaar smua tempat jg masih menunggu kabar
        3. 04.11.2013,
          21:01
          Ahmad
          K3 ya ada ga ya klo ada kapan ada pendataan lagi yang masa kerja ya dari tahun apa aja.
        4. 27.08.2013,
          14:47
          Abu bakar
          memang kenyataan honorer penuh masalah...syarat KKN dan tidak kompeten, justru langkah Menpan ini patut diacungi jempol, kalo mau indonesia maju
        5. 27.08.2013,
          06:04
          JASEN
          abu bakar namamu sahabat nabi tetapi kelakuanmu menghancurkan kehidupan dan masa depan orang banyak yang ada di Indonesia yaitu honorer k1
        6. 11.07.2013,
          09:43
          GATUT EFFENDI
          Kapan SK saya mau turun??? kalau Masalah K-1 belum clear... Kasihan juga nasib mereka.
        7. 05.07.2013,
          14:39
          wong nganjuk
          biar gtt/ptt demo anarkis,simbul kekecewaan mereka terhadap aning2 pejabat nganjuk yg tidak ada kpastian, biar kandang aning2 d obrak abrek.
        8. 05.07.2013,
          13:58
          satria
          pie kok adem ayem ae cak, kapan tuntas K1 njk. poko e kuncine gne wong 2 kwi, asutaufiq kro asuroso ws pateni ae, opo mudun opo nuntasno k1
        9. 04.07.2013,
          16:00
          M.SALEH SELIAN /BUPATI LSM LIRA ACEH TENGGARA
          Tgl 24/06/13,Lsm.LIRA
        10. 26.06.2013,
          08:58
          wisatawan yerry
          Surat MenPAN-RB B/751 Tahun 2013, PPK Umumkan Listing K2
          Rabu, 27 Maret 2013 09:41

          Jakarta - Humas BKN, “PPK diamanatkan mengumumkan listing dat