Selasa, 23 Desember 2014 | 02:54:42
Home / Nasional / Hukum / Halangi Penyidikan KPK, PKS Dinilai Bisa Dipidana

Kamis, 09 Mei 2013 , 01:49:00

JAKARTA - Pengamat Hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Andi Syafrani menilai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menghalangi proses penegakan hukum. Hal itu disampaikan Andi menanggapi upaya penyitaan lima mobil di kantor DPP PKS terkait kasus dugaan suap kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian yang menyeret mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq.

"PKS jelas secara nyata menghalangi penegakan hukum karena tidak membiarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset yang diduga hasil kejahatan," ujar Andi kepada JPNN, Rabu (8/5).

Lebih lanjut Andi menerangkan, partai yang dipimpin Anis Matta tersebut dapat dikenakan tindakan pidana. Sebab mereka adalah sebuah badan hukum yang terdaftar dan disahkan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Sebagai badan hukum, sambung Andi, partai memiliki hak dan kewajiban termasuk mempunyai tanggungjawab hukum. "Sama seperti manusia sebagai subjek hukum jadi partai bisa diproses pidananya," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk menghalang-halangi kerja KPK. Sebab kata dia, pihak keamanan telah terlebih dahulu meminta surat penyitaan.

Namun saat itu komisi yang dipimpin Abraham Samad tersebut tidak bisa menunjukannya. Karena itu menurut Hidayat, pihak keamanan merasa perlu melaksanakan tugasnya yakni melakukan pengamanan. (gil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 09.05.2013,
          18:48
          putra fajar
          wah nampaknya tudingan yusuf supendi pendiri PKS benar bahwa di PKS ada mafia. tapi pembagian wanita oleh Akhmad Fathonah sampai PKS nggak ya....
        2. 09.05.2013,
          15:07
          rozi
          itu si Johan Budi idungnya udah di cocokin sama SBY ya..? ditanya surat sita sama FH dianya gelagapan.. ada Kok.. cacingan deh lu Johan Budi..
        3. 09.05.2013,
          14:30
          pks
          saya yg dulu simpatisan pks skrg sy malu jd simpatisan, krn ternyata pks parta yg korupsi, liat aja fahri hamzah jelas2 sering menyerang kpk, tdk bs dibohongi krn sejatinya pks jg spt parta lainnya korupsi jg From mobile
        4. 09.05.2013,
          13:47
          irzaldi
          betul?? siapa ya pimpinan sebenarnya??.sapertinya ada manuver politik kpk. kbrnya ada 4 pimpinan, bingung aku bingung???
        5. 09.05.2013,
          10:02
          kpk kini
          pimpinan kpk nya siapa ya??? johan budi atau Abraham samad ya???
        6. 09.05.2013,
          09:49
          thoha
          aku bertanya masih adakah parta yg bersih dari korupsi ?
        7. 09.05.2013,
          09:33
          eko setyawan
          mari semua pihak ikutilah aturan hukum yg ada, demikian juga kpk jng tebang pilih untuk ukuran hukum, kita semua berharap proses hukum yg adil
        8. 09.05.2013,
          08:13
          Sadi
          Tolong mobilx jangan d sita semua kasihan p.matta From mobile
        9. 09.05.2013,
          07:54
          majin
          ngomong-ngomong, aliran dana itu belum sampai ke Luthfi sudah duluan diambil KPK... kalau PKS disebut sok suci, maka KPK sok aksi...
        10. 09.05.2013,
          07:06
          ngomel
          PARTAI PKS (PARTAI KORUPSI SEJATI)
          Partta sok suci....