Jumat, 04 September 2015 | 00:11:43

Senin, 13 Mei 2013 , 20:10:00

JAKARTA - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Haryono Umar mulai buka-bukaan ke media soal temuan karut marut pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Aksi ini dilakukan karena tak puas dengan penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terkait hasil investigasi dan rekomendasi ujian nasional (UN) yang telah dilakukan tim investigasi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemdikbud.

Mantan pimpinan KPK itu menilai rekomendasi Itjen Kemendikbud tidak disampaikan secara menyeluruh oleh Nuh ke publik. Bahkan ada yang sengaja dibelokkan.

Seperti halnya rekomendasi yang diberikan Itjen terhadap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang). Itjen Kemdikbud merekomendasikan dicopot, bukan mundur dari jabatannya sebagaimana penyampaian Mendikbud Mohammad Nuh.

"Kita ngak minta mundur, kita minta diberhentikan. Siapa yang minta mundur," kata Haryono Umar usai konferensi pers di Kemdikbud, Senin (13/5).

Lalu siapa saja yang direkomendasikan Itjen untuk dicopot dari jabatannya, apakah hanya Kabalitbang Kemdikbud atau ada pejabat lainnya? Menurut Haryono, ada banyak nama yang direkomendasikan untuk dipecat dari jabatannya.

"Banyak, yang orang penyelenggaranya. Ngak mungkin Pak Khairil sendiri (Kabalitbang Kemdikbud). Sementara ini, ada sekitar 3 orang, Kabalitbang, Kapuspendik (Hari Setiady) dan panitia lelang. Itu yang rekomendasi berhenti," tegas Haryono Umar.

Kendati demikian, Haryono menyerahkan semuanya kepada Mendikbud Mohammad Nuh untuk menjalankan rekomendasi tersebut. Karena tim investigasi Itjen sudah melaporkan semua laporan investigasi beserta rekomendasinya.

"Yang jelas kami dari Itjen sudah buka keseluruhan dan sampaikan. Kemudian dari ini mengait ke tender, tapi ngak akan pernah terlepas. Apalagi yang melaksanakan tender," tandasnya. (fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 14.05.2013,
          17:04
          eko subandono
          usut tuntas kasus korupsi di balitbang kemdikbud pemotongan pencairan anggaran sebesar 10 % yang dilakukan bendahara atas perintah kabalitbang
        2. 14.05.2013,
          17:04
          eko subandono
          usut tuntas kasus korupsi di balitbang kemdikbud pemotongan pencairan anggaran sebesar 10 % yang dilakukan bendahara atas perintah kabalitbang
        3. 14.05.2013,
          17:04
          eko subandono
          usut tuntas kasus korupsi di balitbang kemdikbud pemotongan pencairan anggaran sebesar 10 % yang dilakukan bendahara atas perintah kabalitbang
        4. 13.05.2013,
          23:55
          eko subandono
          pak itjen , berani ga yah dengan pak nuh.
        5. 13.05.2013,
          22:56
          Arul
          Bukankah menteri ni sdh janji mau ungkap semua ke publik, kok malah ditutup2i??? bagaimana siswa bisa jujur kalau menteirnya tukang kibul???
        6. 13.05.2013,
          22:12
          PINOKIO
          M Nuh tidak bisa mewarnai Kemendikbud, tetapi malaj diwarnai Kemendikbud.
        7. 13.05.2013,
          21:10
          sodrun
          saya kira m.nuh tu dulu bs membawa perubahan, eh ternya
          ta ga lebih baik dari pendahulunya, bahkan semakin semra
          wut urusan pendidikan nih.