Jumat, 25 Juli 2014 | 00:44:07
Home / Pendidikan / Tunjangan Profesi Guru Non PNS Dipotong

Senin, 20 Mei 2013 , 11:31:00

JAKARTA - Para guru non PNS di berbagai daerah kembali mengeluhkan pembayaran tunjangan profesi pendidik (TPP) tahun 2013. Keluhan mereka kali ini bukan lagi keterlambatan pembayaran, tapi adanya pemotongan.

"Guru-guru non PNS kecewa karena tunjangan profesi guru yang diterima triwulan pertama tidak sesuai dengan SK inpassing (penggolongan) yang dikeluarkan oleh kemendikbud. Padahal tahun 2012 sudah sesua dengan SK inpasing," kata Sekjen Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Iwan Hermawan kepada JPNN.COM, Senin (20/5).

Dia mencontohkan, seharusnya guru yang sudah inpasing dengan golongan III c mendapat tunjangan profesi Rp2,6 juta, tapi nyatanya Kemendikbud hanya mentransfer rata semua guru mendapat Rp1,5 juta.

Ketika persoalan ini diklarifikasi FGII kepada Kasubdit Program Dikmen Kemendikbud, Wastandar, yang bersangkutan meminta guru menanyakannya ke dinas pendidikan daerah.

"Tapi ketika ditanyakan kepada dinas pendidikan di daerah, mereka melempar permasalah ke Kemendikbud. Ini membuat guru-guru jadi bingung karena mereka saling melempar tanggung jawab," jelas Iwan.

FGII juga menerima laporan bahwa guru-guru PNS di beberapa daerah seperti kabupaten indragiri Hilir provinsi Riau dan kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, belum menerima TPP.

Alasannya karena dinas pendidikan setempat belum mengusulkan Surat pembayar (SPM) kepada Dinas pendapatan dan keuangan aset daerah (DPKAD). Sehingga DPKAD tidak bisa mengeluarkan surat perintah pembayaran dana (SPPD).

"Informasi para kepala dinas di daerah mereka belum mencairkan tunjangan profesi karena sebagian guru SK pembayarannya dari Kemendikbud belum turun," tambahnya.(fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        05:24
        good backlinks
        VVEdcc Very good article. Great. From mobile
      2. 22.09.2013,
        19:55
        widodo
        Nasib sama dialamai oleh semua guru Non PNS, apa artinya Impassing? Memang guru non PNS dianak tirikan. Narima ing Pandum ...
      3. 07.09.2013,
        13:54
        NI NYOMAN SUWITRI,S.Pd.AUD
        sy ber sk inpasing tertnggl 1des2011.tp sampai pembyrn triwln ke2th ini msh blm sesuai gol.kemana saya mengadu?kedinas kabupaten tdk ada tnggpan.
      4. 04.08.2013,
        09:53
        salim
        oh Tuhan.. kepada siapa lagi kami harus mengadukan uang tunjangan profesi guru, sementara pusat dan daerah seperti kucing dan guguk.. oh ternyata
      5. 04.07.2013,
        06:45
        Imam Suprantiyo
        Teladan,betul sekali,saya dah 3 tahun mengajar B. Inggris di yayasan MTs Al Islam dg gaji Rp.320.000, saya X Staf perusahaan group bank century
      6. 03.07.2013,
        07:48
        Panjul
        semoga mereka di beri kesadaran tuk mencairkan dengan lancar,dan tidak potong ini itu yang intinya minta jatah lembur dsb.sudah kecil,didiskrimin
      7. 02.07.2013,
        21:39
        budi
        DIDEPOSITOIN DULU KALI, KAN LUMAYAN ...
      8. 07.06.2013,
        23:22
        yogi nata
        sama,di bali juga belum,keluarga saya hingga sekarang uangnya belum cair,padahal temen2nya sudah...sepertinya ini ada indikasi korupsi...
      9. 29.05.2013,
        09:46
        bintiatun
        di kabupaten magetan untuk kuota 2007 jenjang SMK/SMA yang non pns belum cair mengapa
      10. 28.05.2013,
        00:53
        Teladan
        Honor guru non pns sangat minim dan tergantung pada kebijakan yayasan dan besaran spp tentunya. Honor guru non pns ini dalam sebulan hanya berkisar 400 rb hingga 1jt rupiah. Mau honor besar ... Orangtua siswa yg akan terbebani. Apalagi sekolah swasta untuk masyarakat desa. Jadi wajarlah bila tpp guru ini sangat berarti dan sangat membantu sekali khususnya bg guru swasta. Untuk JPNN terimakasih karena sudah mewadahi keluh kesah kami ... Btw di perhatikan ga ya oleh pihak yang berwenang? From mobile