Selasa, 25 November 2014 | 00:52:08
Home / Berita Daerah / Aceh / Referendum Buka Peluang Aceh Merdeka

Senin, 27 Mei 2013 , 02:10:00

JAKARTA - Dialog pamungkas antara pusat dengan pihak Aceh yang digelar Kamis (23/5) di Bogor benar-benar mentok, tidak ada kesepakatan substansial terkait Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera Aceh yang bentuknya sama persis dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

Sumber koran ini menyebutkan, dialog hanya menyepakati bahwa proses dialog belum kelar dan waktunya diperpanjang 90 hari, digelar lagi usai lebaran.

Nah, menanggapi mentoknya dialog tersebut, pengamat politik dan konflik dari Universitas Esa Unggul, Jakarta, Prof DR Erman Anom, mengingatkan pemerintah pusat, agar usai lebaran nanti, begitu dialog dibuka lagi, agar menyetujui saja benbera Aceh seperti diatur Qanun dimaksud.

Menurut pria kelahiran Arun yang intens mengikuti dinamika politik di Aceh ini, jika pusat tetap ngotot menolak bendera Aceh, maka Aceh akan menggelar referendum, minta pendapat rakyat, setuju atau tidak dengan bendera itu.

Erman mengatakan, jika referendum digelar, maka terbuka peluang Aceh untuk merdeka. Pasalnya, referendum soal bendera, begitu mudah didomplengi jajak pendapat rakyat Aceh soal pilihan; merdeka atau tetap dalam NKRI.

"Jika sampai referendum, maka akan menjadi liar, Aceh bisa langsung merdeka dan para elit di sana, terutama dari Partai Aceh, dengan enak bilang, "ini rakyat yang minta". Jadi saya ingatkan pusat, cegah jangan sampai referendum. Caranya, setujui saja bendera Aceh itu," kata Erman Anom kepada JPNN di Jakarta, kemarin (26/5).

Erman juga mengaku, sudah menyampaikan pendapatnya itu ke pihak pemerintah, melalui jalur-jalur khusus yang bisa mengakses ke tim dialog pusat.

Disarankan pula, di masa cooling down, hingga lebaran, secara informal pusat dan Aceh harus tetap menjalin komunikasi untuk menyamakan persepsi dan membangun rasa saling percaya.

"Saya lihat Aceh sudah percaya dengan pusat. Tapi pusat belum percaya sama Aceh," ujar dia.

Dikatakan pula, semakin panjang dan lama proses dialog, maka Partai Aceh yang akan memetik keuntungan politik. "Di mata rakyat Aceh, Partai Aceh berjuang untuk bendera Aceh. Ini mendekati 2014. Semakin lama prosesnya, itu yang diharapkan Partai Aceh," pungkas Erman. (sam/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        06:59
        awesome seo
        IKk9VZ Thanks for sharing, this is a fantastic blog post.Much thanks again. Really Great. From mobile
      2. 17.03.2014,
        00:20
        haryadin Al-Achehi
        Gagal MOU Referendum jalan terakhir itu kputsan pembahasan anggota referendum setelah MOU.. From mobile
      3. 18.02.2014,
        11:40
        andre
        Sebaiknya Indonesia melepaskan Aceh karena memang punya Hak untuk merdeka,ini akan terus membara sampai kiamat, dari pada korban jatuh terus.
      4. 10.01.2014,
        13:27
        fahmi nuzula
        saat orang jawa berbicara tentang aceh hanya mendengar
        tapi jika kami aceh berbicara tentang aceh bisa merasakan seperti bangsa aceh rasakan.merd
      5. 05.12.2013,
        07:04
        ww,,@yahooo,com
        bapak yth
      6. 11.09.2013,
        04:06
        abel
        Kami akan tetap ingin merdeka, tolong lah anak aceh perdalami sejarah aceh jangan asal ngomong ja lu, bek lage bijeh yahudi aceh akan tetap berjuang sampai merdeka hingga titik darah terahir, kami tidak butuh otonomi yg kami butuh merdeka, perjuangan hasan tiro telah di hiyanati oleh org yg ingin kekuasaan dan menang sendiri, ingat lah hai bangsa aceh perjuangan getanyo galom seleso. From mobile
      7. 15.08.2013,
        19:08
        Ram Syafii ma'arif
        Mulai sekarang rakyat aceh angkat cangkul membajak sawah untuk melawan kemiskinan,lupakan angkat senjata,yang hanya bisa membanjiri darah di tanah rencong...
        Tetapi prinsip tetap ACEH MERDEKA.. From mobile
      8. 15.08.2013,
        18:07
        tgk matsyah
        begini aja terserah kalian, tapi kami tidak akan tunduk ke RI dari pada puteh mata leubeh got puteh tuleun betapa banyak RI membunuh rakyat Atjeh
      9. 03.08.2013,
        03:32
        aneuk nanggroe/atjeh selatan
        Klaw kmi merdeka knpa?????klian tkut lapar....
        Org yg punya masalah.klian pula yg sibuk.aning hindunesial.....
        Mulut kalian tu tk elok..
        Sumpah'in bangsa org....
        Hindunesial bbi......
        From mobile
      10. 25.07.2013,
        09:55
        Tsunami oh Tsunami
        kalian meributkan tentang merdeka, merdeka dan merdeka. apakah kalian warga atjeh???? atau kalian hanya 1,2 orang dari mantan GAM????