Jumat, 06 Maret 2015 | 18:03:55

Sabtu, 08 Juni 2013 , 06:33:00

BITUNG - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bitung Drs Jeffry Sondakh membenarkan adanya penolakan kehadiran Front Pembela Islam (FPI) di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Menurutnya, 2009 silam FPI pernah datang mendaftar, tapi ditolak Ormas adat di Bitung.

"Atas dasar penolakan secara tertulis itu dan pertimbangan adat lokal maka FPI tidak mendapat Surat Keterangan Terdaftar (SKT)," kata Jeffry seperti yang dilansir Manado Post (Jawa Pos Group), Sabtu (8/6).

Sondakh mengatakan hingga saat ini FPI tidak terdaftar resmi. Makanya, segala aktivitas atas nama organisasi ini dinilai illegal. Namun menurutnya, hingga saat ini belum ada aksi terang-terangan yang membawa identitas organisasi di Bitung. "Belum ada gerakan yang membawa nama FPI secara terbuka," katanya.

Menurut Sondakh, kalau pun ada itu gerakan bawah tanah dan diam-diam. Tidak terang-terangan mengaku FPI. Kabid Ketahanan Ekonomi, Seni, Agama, dan Kesbangpol Frans Misa Tunggari mengatakan, ada 104 Ormas yang terdata di Bitung. "Salah satu pertimbangan adalah unsur keamanan dan penolakan masyarakat lokal," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BCW Jacky Ticoalu mengatakan, Bitung adalah daerah yang sangat menjunjung tinggi pluralitas dan toleransi beragama. Dan terbukti di Bitung kerukunan beragama sangat kental dan kuat. Makanya, jangan dengan organisasi yang punya rekam jejak buruk seperti ini menjadi pemicu dan sumber konflik hadir di Bitung.

"Untuk itu sudah tepat semua organsiasi adat dan pemuda menentang. Karena ini bukti sebagai perlawanan kepada tindakan anarkis dan semena-mena," pungkasnya. (jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 20.07.2013,
          16:55
          Yunita
          hidup FPI !!! Front Pembela Israel....
        2. 10.07.2013,
          12:23
          Coky
          Mari torang baku janji tra ada tampa buat Forum Perusuh Indonesia di bumi minahasa
        3. 28.06.2013,
          12:51
          yodo bantik
          Tolak fpi harga mati!!!
        4. 28.06.2013,
          12:15
          charbas
          betapa kasar dan brutalnya jubir FPI saat talk show dgn sosiolog di salah satu tv swasta (28 juni 2013) TOLAK FPI DI SULUT!!!
        5. 23.06.2013,
          07:50
          MANGUNI
          TIDAK ADA TIGA HURUF FPI DI SULUT.
          SI ANJING ONTA ARAB INI HARUS DI BASMI.
          MO BAKU AJAR DENG DORANG,BIAR MO MAMPOS,SO NDA MO LARI.i yayat u santi
        6. 13.06.2013,
          12:32
          vanny
          warga SULUT tidak membutuhkan ormas spt FPI, karena hanya akan merusak kerukunan antar umat beragama yg selama ini sudah terjaga dan terjalin.
          buat FPI: Janganlah munafik, sok suci pake agama lagi allahnya dibawa2 tuk tindak kekerasan.
        7. 10.06.2013,
          13:59
          somer
          Minoritas udh brani gini. apalagi mayoritas dngara indonesia waduh bisa lumat umat islam d buatnya. ( kuatkan ukhuwah islamiyah ) From mobile
        8. 09.06.2013,
          06:05
          Nur
          Fpi.ormas yg tegas.pnjga aqidah umat.pelindung umat islam.mari brsatulah jgn sling menyalahkan dan menjatuhkan.tjuan kt sma.mncari ridho allah swt. From mobile
        9. 08.06.2013,
          18:45
          FPI
          FPI:Front Pengacau Indonesia
        10. 08.06.2013,
          16:03
          alf
          FPI itu ormas tegas dan pemberani. Yang dihadapi Fpi itu kebanyakan preman, pengusaha esek-esek, bandar judi, germo, bandar narkoba, dll sehingga harus dengan cara tegas. Tapi media dan orang-orang non muslim sering menghasut dengan menjelek-jelekkan fpi sehingga terkesan buruk.
          From mobile