Kamis, 02 Oktober 2014 | 23:33:58
Home / Nasional / Hukum / Irjen Suhardi Alius Langsung Meluncur ke Bandung

Rabu, 12 Juni 2013 , 11:27:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius yang baru saja dilantik Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sebagai Kapolda Jawa Barat, hari ini langsung meluncur ke Bandung.

"Ya pindah ke sana dong. Karena harus mengelola wilayah hukum yang menjadi tanggung jawab kita. Hari ini juga saya langsung ke Bandung," kata Suhardi saat disalami awak media yang telah menjali relasinya selama menjabat Kadiv Humas Polri, Rabu (12/6).

Sebagai Kapolda Jabar yang baru menggantikan Irjen Tubagus Anis Angkawijaya yang dipindah posisi sebagai Kadiv TI Polri, Suhardi memiliki tanggung jawab cukup berat mengamankan wilayah Jabar yang luas menjelang Pemilu 2014 mendatang.

Untuk menghadapi tantangan tugas itupun Suhardi mengaku siap menjalankan aturan yang sudah ada. "Ya. Tentunya juga demikian, formatnya sudah ada dan harus kita kelola untuk pengamanan Pemilu 2014 nanti," pungkasnya.

Sementara itu Brijen Pol Ronny Frengky Sompie sebagai Kadiv Humas Polri yang baru mengaku bersyukur dipercaya oleh Kapolri menduduki posisi Kadiv Humas Polri. Dia juga menilai posisi yang diraihnya tidak terlepas dari peran mantan Kadiv Humas Irjen Pol Suhardi Alius.

"Saya berterimakasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh pejabat utama Mabes Polri yang telah percayakan jabatan Kadiv Humas kepada saya. Tentunya Bapak Suhardi Alius yang mengusulkan saya untuk bisa estafet dari tugas beliau," kata mantan Kapolwiltabes Surabaya itu.

Dengan menjabat posisi Kadiv Humas, Ronny akan segera melakukan konsilidasi ke dalam dengan membangun jajaran divisi humas mulai dari jajaran Polri, Polda, Polres hingga Polsek se Indonesia.

"Tentunya saya juga belajar dari keberhasilan Pak Suhardi dalam bermitra dengan jurnalis berbagai media," pungkasnya. (fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 12.06.2013,
        12:43
        awa
        jabatan tu amanah pak..... hati' jg seperti susnoduaji. karena jabatannya. justru menbrak aturan dg koropsi dana pilgub