Sabtu, 03 Desember 2016 | 18:37:00

Sabtu, 22 Juni 2013 , 16:21:00

Bus Persib Diserang dan Nyaris Dibakar The Jak
Laga ISL di Gelora Bung Karno Batal


Para suporter Persija Jakarata melakukan sorak-sorak di depan pintu merah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (22/6). Pertandingan Persija melawan Persib Bandung dibatalkan karena bis yang ditumpanggi pemain Persib dilempari batu oleh oknum suporter Persija. FOTO: Ricardo / JPNN
Para suporter Persija Jakarata melakukan sorak-sorak di depan pintu merah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (22/6). Pertandingan Persija melawan Persib Bandung dibatalkan karena bis yang ditumpanggi pemain Persib dilempari batu oleh oknum suporter Persija. FOTO: Ricardo / JPNN
JAKARTA - Tensi perseteruan antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta sepertinya tak kunjung menurun. Bahkan, kali ini kembali mencoreng citra persepakbolaan Indonesia. Pasalnya ratusan oknum The Jakmania, suporte Persija menyerang bus yang mengangkut penggawa Persib ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Sabtu (22/6).

Ya, klub asal asal Bandung dan Jakarta itu seharusnya melakoni pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) sore ini. Lantaran adanya insiden ini, Sergio van Dijk Cs tak mau ambil resiko keselamatan dan memutuskan untuk kembalu ke Bandung. Laga pun yang awalnya digelar tanpa penonton itu batal. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat bus Persib sudah disanggong para oknum The Jak di sekitar Hotel Kartika Candra jalan Gatot Subroto Jakarta. Nah, saat bus baru saja keluar, suporter yang mayoritas mengenakan jersey orange kebanggaan tim Persija langsung melakukan serangan.

Batu-batu besar pun melayang ke arah bus. Tak pelak kaca-kaca bus itu pecah berantakan. Tak puas, The Jak juga berupaya menghentikan bus itu dan berdasarkan saksi mata di lapangan, para suporter itu berupaya untuk mebakar bus itu. Beruntung bus bisa meloloskan diri dan tim Persib memutuskan kembali ke Bandung.

"Terus terang saya kecewa dengan Panpel dan keamanan. Harusnya kami tidak mendapat perlakuan seperti ini," kata Pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman, via telepon.

Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut memutuskan untuk membawa anak asuhnya pulang ke Bandung. "Saat ini saya dan tim sudah balik pulang. Sudah ada di tol mengarah ke Bandung," jelasnya. (abu/jpnn)
cheap jordan shoescheap jordan shoescheap jordan shoessac longchamp pas cher